<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631</id><updated>2012-03-19T11:44:18.988-07:00</updated><title type='text'>cluster</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-541438173942168348</id><published>2010-12-23T00:49:00.000-08:00</published><updated>2010-12-23T00:56:48.986-08:00</updated><title type='text'>Tugas kelopok perilaku konsumen</title><content type='html'>Tugas kelopok perilaku konsumen&lt;br /&gt;Penyusun :&lt;br /&gt;Aldila Sariastuti : 10208084&lt;br /&gt;Amaliah :0208012&lt;br /&gt;Gigih Yoshiky : 11208372&lt;br /&gt;3EA02&lt;br /&gt;KATA PENGANTAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkata atas rahmatnyalah kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini.&lt;br /&gt;Dalam penulisan ini kita akan mengulas salah satu perusahaan yang menurut kami mempunyai strategi yang berorientasi pada pelanggan &lt;br /&gt;Pada kesempatan ini pula kami tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah banyak membantu dalam penyelesaian tugas makalah ini, terutama kepada :&lt;br /&gt;1. Kepada Ka Tika yang sudah mau mnerangkan tentang usahanya&lt;br /&gt;2. Teman-teman kelompok yang telah saling bahu-membahu menyelesaikan   makalah ini dalam memcari referensi dari berbagai sumber&lt;br /&gt;3. Orang tua yang selalu memberikan dorongan moral kepada penulis.&lt;br /&gt;4. Semua teman-teman yang telah memberikan dorongan dan semangatnya.&lt;br /&gt; Sungguh penulis sudah sangat berusaha menyusun makalah ini secermat dan seteliti mungkin, namun sebagai mannusia biasa, pastilah tidak lepas dari kesalahan. Untuk itulah penulis nantikan koreksi dan kritik dari yang membangun dari para pembaca.&lt;br /&gt;Akhir kata, semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan Rahmat kepada kita semua. Dan makalah ini bermanfaat untuk semua pihak.&lt;br /&gt;Depok, Desember 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 Penulis&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Latar Belakang &lt;br /&gt;Perusahaaan ini adalah sebuah counter berjalan selain itupengusaha kecil ini juga menjual berbagai macam boneka. Meskipun beliau tidak mempunyai counter dan toko untuk menjual pulsa dan boneka usah ia sangat laris dikalangan mahasiswa. Dan sebut saja ka Tika ia mempunyai impian ingin memiliki conter yang besar dan memiliki toko untuk menjual boneka,karna sampai sekarang ia hanya berjualan dirumah.&lt;br /&gt;1.2 Rumusan Masalah&lt;br /&gt;Dalam penulisan makalah ini, pasti ada permasalahan yag dibahas. Adapun permasalahan  yang akan dibahas adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Apa saja kendala usaha tersebut?&lt;br /&gt;2. Memakai system apa usaha itu dijalankan?&lt;br /&gt;3. Bagaimana mengatasi para pesaing?&lt;br /&gt;4. Untuk kalangan apa usaha itu? &lt;br /&gt;1.2. Tujuan Penulisan&lt;br /&gt;Berdasarkan Rumusan Masalah yang akan dibahas, maka Tujuan Penulisan adalah agar pembaca bisa mendapatkan informasi menganal usaha ini dan lebih memahami termasuk jenis apa usaha tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profil Bisnis Tika cell&lt;br /&gt;Perusahaan tika cell bergerak di bidang jasa yang memberikan pelayanan pengisian pulsa secara elektrik dan voucher . perusahaan Tika cell juga menjual produk kartu perdana nomer celluler .&lt;br /&gt;Visi : PT. Tika cell “menjadi keunggulan perusahaan pulsa celluler dengan pelayanan konsumen yang baik dan cepat .”&lt;br /&gt;Misi : 1. Menjamin berkelanjutan usaha yang kompetitif&lt;br /&gt;           2. meningkatkan laba secara berkesinambungan&lt;br /&gt;           3. mengelola usaha secara professional&lt;br /&gt;           4. menjamin kepuasan pelanggan dengan pelayanan yang baik dan cepat&lt;br /&gt;Maksud dan tujuan perusahaan : &lt;br /&gt;a). mencari keuntungan semaksimal mungkin&lt;br /&gt;b). menyalurkan hobi si pemilik perusahaan Tika cell&lt;br /&gt;c). membantu orang lain dalam penyaluran pulsa&lt;br /&gt;Tika cell berdiri selama ! tahun 6 bulan , dengan modal awal hanya Rp 100.000 Tika cell mampu menembus pangsa pasar . yang dicari oleh Tika cell adalah seluruh ka;langan masyarakat. Mulai remaja , dewasa , hingga para orang tua. Tika cell tetap konsekuen dan konsisten dalam melakukan bisnisnya. Walau begitu, tetap saja ada kendalanya dalam melakukan transaksi pulsa, seperti :&lt;br /&gt;1. Jaringan dari provider sedang mengalami eror&lt;br /&gt;2. Melakukan kesalahan dalam pengiriman pulsa. Baik kesalahan dalam pengiriman nominal pulsa atau salah pengiriman ke nomor lain.&lt;br /&gt;Namun demikian, Tika cell memiliki keunggulan dalam bisnisnya ini. Tika cell memberikan pelayanan 24 jam kepada pelanggan dan konsumennya yang membutuhkan pulsa dan dalam waktu singkat pulsa sampai ke pelanggan dan konsumennya.&lt;br /&gt;Layanan yang diberikan Tika cell :&lt;br /&gt;1. Menjaga dan mempertahankan mutu dan kualitas yang ada sesuai dengan permintaan konsumen dan pelanggan&lt;br /&gt;2. Lebih meningkatkan system pelayanan kepada konsumen kepada konsumen dan pelanggan&lt;br /&gt;3. Mengutamakan kepuasan konsumen dan pelanggan&lt;br /&gt;4. Menganggap kalau pelanggan atau konsumen adalah raja&lt;br /&gt;Berikut adalah data penjualan pulsa Tika cell periode 2010 beserta labanya :&lt;br /&gt;Bulan Biaya Penjualan Laba&lt;br /&gt;Januari Rp 1.907.000 Rp 2.053.000 Rp 146.000&lt;br /&gt;Februari Rp 2.016.850 Rp 2.166.000 Rp 149.150&lt;br /&gt;Maret Rp 2.440.050 Rp 2.609.000 Rp 168.950&lt;br /&gt;April Rp 2.238.400 Rp 2.462.000 Rp 223.600&lt;br /&gt;Mei Rp 2.592.150 Rp 2.837.000 Rp 244.850&lt;br /&gt;Juni Rp 2.642.200 Rp 2.859.000 Rp 216.800&lt;br /&gt;Juli Rp 1.279.850 Rp 1.378.000 Rp 98.150&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;Tika cell bergerak dibidang yang memberikan pelayanan pengisian pulsa secara elektrik dan voucher. Tika cell memberikan pelayanan 24 jam kepada pelannggan dan konsumennya yang membutuhkan pulsa dan dalam waktu singkat pulsa sampai kepelanggan dan konsumennya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-541438173942168348?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/541438173942168348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/tugas-kelopok-perilaku-konsumen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/541438173942168348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/541438173942168348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/tugas-kelopok-perilaku-konsumen.html' title='Tugas kelopok perilaku konsumen'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-8589356373763682951</id><published>2010-12-23T00:40:00.000-08:00</published><updated>2010-12-23T00:43:58.233-08:00</updated><title type='text'>Profil bisnis Tika cell</title><content type='html'>MAKALAH&lt;br /&gt;Softskil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penyusun :&lt;br /&gt;Aldila Sariastuti     10208084&lt;br /&gt;Amaliah   10208012&lt;br /&gt;Gigih Yoshiky   11208372&lt;br /&gt;3EA02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNIVERSITAS GUNADARMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATA PENGANTAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkata atas rahmatnyalah kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini.&lt;br /&gt;Dalam penulisan ini kita akan mengulas salah satu perusahaan yang menurut kami mempunyai strategi yang berorientasi pada pelanggan &lt;br /&gt;Pada kesempatan ini pula kami tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah banyak membantu dalam penyelesaian tugas makalah ini, terutama kepada :&lt;br /&gt;1. Kepada Ka Tika yang sudah mau mnerangkan tentang usahanya&lt;br /&gt;2. Teman-teman kelompok yang telah saling bahu-membahu menyelesaikan   makalah ini dalam memcari referensi dari berbagai sumber&lt;br /&gt;3. Orang tua yang selalu memberikan dorongan moral kepada penulis.&lt;br /&gt;4. Semua teman-teman yang telah memberikan dorongan dan semangatnya.&lt;br /&gt; Sungguh penulis sudah sangat berusaha menyusun makalah ini secermat dan seteliti mungkin, namun sebagai mannusia biasa, pastilah tidak lepas dari kesalahan. Untuk itulah penulis nantikan koreksi dan kritik dari yang membangun dari para pembaca.&lt;br /&gt;Akhir kata, semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan Rahmat kepada kita semua. Dan makalah ini bermanfaat untuk semua pihak.&lt;br /&gt;Depok, Desember 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 Penulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Latar Belakang &lt;br /&gt;Perusahaaan ini adalah sebuah counter berjalan selain itupengusaha kecil ini juga menjual berbagai macam boneka. Meskipun beliau tidak mempunyai counter dan toko untuk menjual pulsa dan boneka usah ia sangat laris dikalangan mahasiswa. Dan sebut saja ka Tika ia mempunyai impian ingin memiliki conter yang besar dan memiliki toko untuk menjual boneka,karna sampai sekarang ia hanya berjualan dirumah.&lt;br /&gt;1.2 Rumusan Masalah&lt;br /&gt;Dalam penulisan makalah ini, pasti ada permasalahan yag dibahas. Adapun permasalahan  yang akan dibahas adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Apa saja kendala usaha tersebut?&lt;br /&gt;2. Memakai system apa usaha itu dijalankan?&lt;br /&gt;3. Bagaimana mengatasi para pesaing?&lt;br /&gt;4. Untuk kalangan apa usaha itu? &lt;br /&gt;1.2. Tujuan Penulisan&lt;br /&gt;Berdasarkan Rumusan Masalah yang akan dibahas, maka Tujuan Penulisan adalah agar pembaca bisa mendapatkan informasi menganal usaha ini dan lebih memahami termasuk jenis apa usaha tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profil bisnis Tika cell&lt;br /&gt;Perusahaan tika cell bergerak di bidang jasa yang memberikan pelayanan pengisian pulsa secara elektrik dan voucher . perusahaan Tika cell juga menjual produk kartu perdana nomer celluler .&lt;br /&gt;Visi : PT. Tika cell “menjadi keunggulan perusahaan pulsa celluler dengan pelayanan konsumen yang baik dan cepat .”&lt;br /&gt;Misi : 1. Menjamin berkelanjutan usaha yang kompetitif&lt;br /&gt;           2. meningkatkan laba secara berkesinambungan&lt;br /&gt;           3. mengelola usaha secara professional&lt;br /&gt;           4. menjamin kepuasan pelanggan dengan pelayanan yang baik dan cepat&lt;br /&gt;Maksud dan tujuan perusahaan : &lt;br /&gt;a). mencari keuntungan semaksimal mungkin&lt;br /&gt;b). menyalurkan hobi si pemilik perusahaan Tika cell&lt;br /&gt;c). membantu orang lain dalam penyaluran pulsa&lt;br /&gt;Tika cell berdiri selama ! tahun 6 bulan , dengan modal awal hanya Rp 100.000 Tika cell mampu menembus pangsa pasar . yang dicari oleh Tika cell adalah seluruh ka;langan masyarakat. Mulai remaja , dewasa , hingga para orang tua. Tika cell tetap konsekuen dan konsisten dalam melakukan bisnisnya. Walau begitu, tetap saja ada kendalanya dalam melakukan transaksi pulsa, seperti :&lt;br /&gt;1. Jaringan dari provider sedang mengalami eror&lt;br /&gt;2. Melakukan kesalahan dalam pengiriman pulsa. Baik kesalahan dalam pengiriman nominal pulsa atau salah pengiriman ke nomor lain.&lt;br /&gt;Namun demikian, Tika cell memiliki keunggulan dalam bisnisnya ini. Tika cell memberikan pelayanan 24 jam kepada pelanggan dan konsumennya yang membutuhkan pulsa dan dalam waktu singkat pulsa sampai ke pelanggan dan konsumennya.&lt;br /&gt;Layanan yang diberikan Tika cell :&lt;br /&gt;1. Menjaga dan mempertahankan mutu dan kualitas yang ada sesuai dengan permintaan konsumen dan pelanggan&lt;br /&gt;2. Lebih meningkatkan system pelayanan kepada konsumen kepada konsumen dan pelanggan&lt;br /&gt;3. Mengutamakan kepuasan konsumen dan pelanggan&lt;br /&gt;4. Menganggap kalau pelanggan atau konsumen adalah raja&lt;br /&gt;Berikut adalah data penjualan pulsa Tika cell periode 2010 beserta labanya :&lt;br /&gt;Bulan Biaya Penjualan Laba&lt;br /&gt;Januari Rp 1.907.000 Rp 2.053.000 Rp 146.000&lt;br /&gt;Februari Rp 2.016.850 Rp 2.166.000 Rp 149.150&lt;br /&gt;Maret Rp 2.440.050 Rp 2.609.000 Rp 168.950&lt;br /&gt;April Rp 2.238.400 Rp 2.462.000 Rp 223.600&lt;br /&gt;Mei Rp 2.592.150 Rp 2.837.000 Rp 244.850&lt;br /&gt;Juni Rp 2.642.200 Rp 2.859.000 Rp 216.800&lt;br /&gt;Juli Rp 1.279.850 Rp 1.378.000 Rp 98.150&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;Tika cell bergerak dibidang yang memberikan pelayanan pengisian pulsa secara elektrik dan voucher. Tika cell memberikan pelayanan 24 jam kepada pelannggan dan konsumennya yang membutuhkan pulsa dan dalam waktu singkat pulsa sampai kepelanggan dan konsumennya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-8589356373763682951?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/8589356373763682951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/profil-bisnis-tika-cell.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/8589356373763682951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/8589356373763682951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/profil-bisnis-tika-cell.html' title='Profil bisnis Tika cell'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-190827361119936330</id><published>2010-12-22T05:49:00.000-08:00</published><updated>2010-12-22T05:51:41.950-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Lidah Buaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat dari lidah buaya untuk pengobatan dan kecantikan sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno ribuan tahun lalu. Bahkan, ratu Cleopatra yang terkenal dengan kecantikannya dipercaya menggunakan tanaman ini agar tetap terlihat cantik. Daun lidah buaya yang sudah besar, umumnya memiliki panjang sekitar 30 cm. Di dalam daun ini terdapat daging yang berlendir, bagian inilah yang kaya manfaat bagi manusia. Semakin tua daun lidah buaya, maka semakin banyak kandungan bermanfaat yang dimilikinya. Ingin tahu apa saja manfaat lidah buaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sehat dengan Lidah Buaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini sudah banyak minuman yang dibuat dengan memanfaatkan aloe vera atau lidah buaya karena tanaman ini juga memiliki kegunaan untuk pengobatan. Daging dari lidah buaya mampu mengatasi panas dalam yang dapat mengakibatkan bisul atau radang tenggorokan. Manfaat lain di bidang kesehatan adalah dapat menurunkan kolesterol. Anda dapat meminumnya dengan cara dijus atau direbus. Sebaiknya, segera olah daging dari lidah buaya setelah dikupas, karena bila dibiarkan di udara terbuka akan menyebabkannya teroksidasi sehingga berkurang khasiatnya dan daging akan menjadi berwarna coklat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminum atau memakan daging daun aloe vera atau lidah buaya juga akan memberi manfaat untuk kecantikan. Lidah buaya juga dapat dijadikan minuman yang menyegarkan dengan menambahkan air gula atau madu ditambah es batu. Penggunaan aloe vera atau lidah buaya untuk kecantikan dapat Anda nikmati dengan membeli kosmetik atau minuman dalam kemasan yang ada di toko atau supermarket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, bagi Anda yang ingin mencoba khasiatnya secara tradisional, cobalah untuk menjadikan tanaman ini sebagai salah satu koleksi apotek hidup di rumah Anda. Tanaman ini mudah tumbuh dan tidak perlu perawatan yang repot. Bahkan, tanaman ini dapat menutup pori-pori daunnya dengan rapat sehinga dapat hidup lama tanpa disiram. Memang, lidah buaya adalah salah satu cara tradisional untuk manfaat sehat dan cantik sekaligus bagi Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-190827361119936330?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/190827361119936330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/lidah-buaya-khasiat-dari-lidah-buaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/190827361119936330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/190827361119936330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/lidah-buaya-khasiat-dari-lidah-buaya.html' title=''/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-1694960214073426824</id><published>2010-12-22T05:26:00.000-08:00</published><updated>2010-12-22T05:28:50.857-08:00</updated><title type='text'>Rangkuman SIM (Sistem Informasi Manajemen)</title><content type='html'>Data adalah karakteristik yang membedakan antara objek satu dengan objek yang lainnya yang ditandakan dengan symbol-simbol&lt;br /&gt;Informasi adalah kumpulan dari data-data yang telah dikelola dan mempunyai manfaat&lt;br /&gt;Komunikasi adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan&lt;br /&gt;Manajemen informasi =&gt; jenis-jenis sumber daya&lt;br /&gt;Manajemen mengelola 5 jenis utama sumber daya &lt;br /&gt;1. Manusia&lt;br /&gt;2. Material&lt;br /&gt;3. Mesin&lt;br /&gt;4. Energi&lt;br /&gt;5. Informasi&lt;br /&gt;Empat jenis sumber daya pertama memiliki wujud, disebut sumber daya fisik disebut sumber daya konseptual yang memiliki nilai dari apa yang dimiliknya. Tugas manager adalah mngelola sumber dya agar dta digunakan dengan ara yang paling efektif.&lt;br /&gt;Aktivitas memperoleh informasi, menggunakan sefektif mungkin dan membuangnya pada saat yang tepat disebut manajemen informasi. &lt;br /&gt;Pada manajemen informasi disebabkan 2 hal &lt;br /&gt;a. Kompleksitas kegiatan bisnis yang meningkat&lt;br /&gt;1. Pengaruh ekonomi internasional : nilai relatif mata uang dari setiap Negara &lt;br /&gt;2. Persaingan dunia : dapat terlihat pada impor dari luar negri&lt;br /&gt;3. Kompeksitas teknologi yang meningkat : yang berhubungan dengan investasi pada teknologi &lt;br /&gt;4. Batas waktu yang singkat&lt;br /&gt;5. Kendala-kendala social : keputusan-keputusan bisnis yang harus didasarkan pada factor-faktor ekonomis&lt;br /&gt;b. Kemampuan computer yang semakin baik&lt;br /&gt;Tingkatan-tingkatan manajemen &lt;br /&gt;1. Tingkatan perencanaan strategis (strategic planning level)&lt;br /&gt;Direktur, wakil direktur, lebih menekankan pada informasi lingkungan memilih informasi dalam bentuk ringkas&lt;br /&gt;2. Tingkatan pengendalian manajemen (managemen control level)&lt;br /&gt;Manajer wilayah direktur produk dan kepala divisi bertanggung jawab untuk melaksanakan rencana dan memastikan tercapainya tujuan&lt;br /&gt;3. Tingkatan manajemen operasiaonal (operation management level)&lt;br /&gt;Kepala departemen, supervisor, pimpinan proyek bertanggung jawab menyelesaiakan rencana-rencana yang telah ditetapkan dan menganggap info internal paling penting menekankan pada info dalam bentuk rinci.&lt;br /&gt;Area fungsional&lt;br /&gt;area fungsional yang traddisional yaitu pemasaran, manifaktur, keuangan, SDM, jasa informasi&lt;br /&gt;Fungsi manajemen&lt;br /&gt;Manajemen menurut Henri Fayol menyatakan bahwa manajer melaksanakan 5 fungsi-fungsi manajemen:&lt;br /&gt;1. Plan : merencanakan apa yang mereka lakukan&lt;br /&gt;2. Organize : mengorganisasikan untuk mencapai rencana&lt;br /&gt;3. Staff : menyusun staf organisasi dengan sumber daya yang diperlukan&lt;br /&gt;4. Direct : mengarahkan untuk melaksanakan rencana&lt;br /&gt;5. Control : mengendalikan sumber danyanya menjaga agar tetap beroperasi secara optimal &lt;br /&gt;Sedangkan menurut Henry Mintzberg&lt;br /&gt;1. Interpersonal rolles&lt;br /&gt;a)  Figure head : melaksanakan fungsi-fungsi sereonial seperti mendampingi pejabat yang berkunjung meninjau fasilitas&lt;br /&gt;b) Leader : manajer memeilih hari untuk dengan memperkerjakan dan melatih staff dan mmenyediakan motivasi dan dorongan&lt;br /&gt;c) Liaison : menjalin hubungan dengan orang-orang diluar unit manajer menyelesaikan masalah.&lt;br /&gt;2. Information rolles&lt;br /&gt;a) Monitor : manajer secara tetap mencari informai mengenai kinerja unit&lt;br /&gt;b) Spokesperson : manajer mneruskan informasi yang berharga pada orang lain dilingkungannya.&lt;br /&gt;3. Peran keputusan&lt;br /&gt;a) Enterpeneur : manajer membuat perbaikan-perbaikan yang cukup permanen pada unit-unit seperti mengubah struktur organisasi&lt;br /&gt;b) Distribunce hedler : manajer bereaksi pada kejadian-kejadian tidak terduga seperti devaluasi dolar dinegara asing yang menjadi tempat operasi perusahaannya.&lt;br /&gt;c) Negotiator : manager mengenal perselisihan baik didalam unitnya maupi\un antara unit dan lingkungannya&lt;br /&gt;d) Resorce allocator : mengendalikan pengeluaran unitnya&lt;br /&gt;CBIS (computer berbasis informasi system)&lt;br /&gt;1. SIA (system informasi akuntasi)&lt;br /&gt;2. SIM (system informasi manajemen)&lt;br /&gt;3. DSS (decision support system)&lt;br /&gt;4. OA (office automation)&lt;br /&gt;5. ES (expert system)&lt;br /&gt;Salah satu tujuan CBIS adalah untuk member dukungan pada manajer dalam mengontrol area operasinya&lt;br /&gt;DBMS (batabase management system) adalah kumpulan program-program yang mengkordinasikan semua kegiatan yang yang berhubungan dengan basis data atau DBMS adalah sebuah perangkat lunak yang mengatur dengan mengontrol dari basis ke basis data sebuah program yang berinteraksi dengan basis data.&lt;br /&gt;Komponen DBMS :&lt;br /&gt;1. Query proesor    4. DML procsor&lt;br /&gt;2. Database manager   5. DDL compiler&lt;br /&gt;3. File manager    6. Dictionary manager&lt;br /&gt;Arsitektur multi pengguna&lt;br /&gt;a. Teleprocessing&lt;br /&gt;b. File – server&lt;br /&gt;c. Client server&lt;br /&gt;Basis data adalah kumpulan dari data yang besar dimana dapat digunakan secara simultan oleh banyak departemen dan pengguna&lt;br /&gt;Komponen basis data&lt;br /&gt;a) data &lt;br /&gt;b) perangkat keras : perangkat computer yang dignakan untuk pengelolaan system basis data&lt;br /&gt;c) perangkat lunak : penghubungan antara basis data dengan pemakaicontohnya seperti DBMS&lt;br /&gt;d) pemakai : system enginer dan data base administrator (DBA)&lt;br /&gt;     enginer yang bertanggung jawab atas pemasangan system basis data&lt;br /&gt;     DBA mempunyai tugas untuk mengontrol system basis data keseluruhan &lt;br /&gt;     Programmer dan pemakai akhir  &lt;br /&gt;Penerapan basis data dapat dilakukan dengan 2 pendekatan yaitu :&lt;br /&gt;1. Pendekatan dengan menggunakan pemrosesan file yang merupakan pendekatan manajemen tradisional&lt;br /&gt;2. Pemrosesan basis data yang merupakan perkembangan dari pendekatan yang pertama&lt;br /&gt;Beikut ini adalah istilah –istilah yang digunakan pada basis data&lt;br /&gt;a. Enterprise : suatu bentuk organisasi seperti, BANK, UNIVERSITAS, RS, PABRIK dsb&lt;br /&gt;b. Entity (entitas) : suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan contoh entitas dalam lingkungan BANK : nasabah, simpanan, hipotik.&lt;br /&gt;Entitas dalam lingkungan pabrik trdiri dari : supplier, part shipment&lt;br /&gt;c. Atribut : karakteristik dari entitas tsb contoh antitas nasabah atributnya terdiri dari kode nasabah, nama nasabah, alamat nasabah.&lt;br /&gt;d. Nilai data : data info yang tercakup dalam setiap elemen data : nama nasabah&lt;br /&gt;e. Kunci elemen data : pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. Contoh entitas nasabah mempunyai atribut kode nasabah, nama nasabah, alamat nasabah dsb.&lt;br /&gt;Keuntungan basis data &lt;br /&gt;a. Terkontrolnya kerangkapan data&lt;br /&gt;b. Terpeliharanya keselarasan&lt;br /&gt;c. Data dapat dipakai secara bersamaan &lt;br /&gt;d. Keamanan data terjamin&lt;br /&gt;e. Terpelihara intehritas data &lt;br /&gt;f. Terpeliharanya keseimbangn &lt;br /&gt;g. Data independent&lt;br /&gt;Kerugian basis data&lt;br /&gt;a. Tempat penyimpanan data digunakan besar&lt;br /&gt;b. Dibutuhkan tenaga yang terampil dalam mengelola data&lt;br /&gt;c. Softare (perangkat lunak)nya mahal&lt;br /&gt;d. Kerusakannya dapat mempenaruhi departemen lain yang terkait&lt;br /&gt;Arsitektur basis data &lt;br /&gt;a. Tingkat eksternal : cara pandang pengguna terhadap basis data. Tingkat ini menggambarkn bagian basis data yang relevan bagi seorang pengguna tertentu&lt;br /&gt;b. Tingkat konseptual : kumpulan cara pandang terhadap basis data. Pada tingkat ini menggambarkan dat yang disimpan dalam basis data&lt;br /&gt;c. Tingkat internal : perwujudan basis dta dalam komputer&lt;br /&gt;Jenis – jenis table/data&lt;br /&gt;1. Data master : data yang relative tidak pernah berubah –ubah&lt;br /&gt;2. Data transaksi : dalam kondisi tertentu dia selalu berubah&lt;br /&gt;3. Referensi : yang perubahannya hanya kepentingan sesaat&lt;br /&gt;4. History : table yang berisi data – data yang lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi E-comerce&lt;br /&gt;Bagi konsumen : harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat&lt;br /&gt;Bagi pengelola bisnis : efisiensi terhadap kesalahan, tepat waktu&lt;br /&gt;Bagi manajemen : peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-1694960214073426824?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/1694960214073426824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/rangkuman-sim-sistem-informasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/1694960214073426824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/1694960214073426824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/rangkuman-sim-sistem-informasi.html' title='Rangkuman SIM (Sistem Informasi Manajemen)'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-5490215337137709699</id><published>2010-12-22T05:16:00.000-08:00</published><updated>2010-12-22T05:18:45.309-08:00</updated><title type='text'>Tanggung Jawab Sosial Perusahaan</title><content type='html'>Tanggung Jawab Sosial Perusahaan&lt;br /&gt;Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi Pengelolaan &lt;br /&gt;Tanggung Jawab Sosial Perusahaan&lt;br /&gt;• Strategi Reaktif &lt;br /&gt; Kegiatan bisnis yang melakukan strategi reaktif dalam tanggung jawab sosial cenderung   menolak atau menghindarkan diri dari tanggung jawab sosial &lt;br /&gt;• Strategi Defensif &lt;br /&gt; Strategi defensif dalam tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh perusahaan terkait dengan    penggunaan pendekatan legal atau jalur hukum untuk menghindarkan diri atau menolak tanggung jawab sosial .&lt;br /&gt;• Strategi Akomodatif &lt;br /&gt; Strategi Akomidatif merupakan tanggung jawab sosial yang dijalankan perusahaan  dikarenakan adanya tuntutan dari masyarakat dan lingkungan sekitar akan hal tersebut &lt;br /&gt;• Strategi Proaktif &lt;br /&gt; Perusahaan memandang bahwa tanggung jawab sosial adalah bagian dari tanggung jawab untuk memuaskan stakeholders. Jika stakeholders terpuaskan, maka citra positif terhadap perusahaan akan terbangun. &lt;br /&gt;Dimensi Etika dalam Manajemen&lt;br /&gt;• Etika adakah pandangan , keyakinan dan nilai akan sesuatu yang baik dan buruk, benar dan salah (Griffin)&lt;br /&gt;• Etika Manajemen adalah standar kelayakan pengelolaan organisasi yang memenuhi kriteria etika.&lt;br /&gt;Nilai Personal sebagai standar Etika&lt;br /&gt;• Nilai (Values) sendiri pada dasarnya merupakan pandangan ideal yang mempengaruhi cara pandang, cara berfikir dan perilaku dari seseorang. &lt;br /&gt;• Nilai Personal atau Personal Values pada dasarnya merupakan cara pandang, cara pikir, dan keyakinan yang dipegang oleh seseorangsehubungan dengan segala kegiatan yang dilakukannya &lt;br /&gt;• Nilai Personal terdiri dari nilai terminal dan nilai instrumental. Nilai terminal pada dasarnya merupakan pandangan dan cara berfikir seseorang yang terwujud melalui perilakunya, yang didorong oleh motif dirinya dalam meraih sesuatu. Nilai instrumental adalah pandangan dan cara berfikir seseorang yang berlaku untuk segala keadaan dan diterima oleh semua pihak sebagai sesuatu yang memang harus diperhatikan dan dijalankan.&lt;br /&gt;Konflik Nilai&lt;br /&gt;• Konflik intrapersonal pada dasarnya terjadi umumnya di dalam individu dan antar individu. &lt;br /&gt;• Konflik individu-organisasi pada dasarnya merupakan konflik yang terjadi pada saat nilai yang dianut oleh individu berbenturan dengan nilai yang harus ditanamkan oleh perusahaan. &lt;br /&gt;• Konflik antar Budaya pada dasarnya merupakan konflik antar individu maupun antara individu dengan organisasi yang disebabkan oleh adanya perbedaan budaya diantara individu yang bersangkutan atau juga organisasi yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Berbagai isu seputar etika manajemen&lt;br /&gt;• Penggunaan obat-obatan terlarang &lt;br /&gt;• Pencurian oleh Para Pekerja atau Korupsi &lt;br /&gt;• Konflik Kepentingan &lt;br /&gt;• Pengawasan Kualitas atau Quality Control&lt;br /&gt;• Penyalahgunaan informasi yang bersifat rahasia &lt;br /&gt;• Penyelewengan dalam pencatatan keuangan &lt;br /&gt;• Penyalahgunaan penggunaan asset perusahaan &lt;br /&gt;• Pemecatan tenaga kerja &lt;br /&gt;• Polusi Lingkungan &lt;br /&gt;• Cara bersaing dari Perusahaan yang dianggap tidak etis &lt;br /&gt;• Penggunaan pekerja atau tenaga kerja di bawah umur &lt;br /&gt;• Pemberian hadiah kepada pihak-pihak tertentu yang terkait dengan pemegang kebijakan.&lt;br /&gt;• dan lain sebagainya &lt;br /&gt;Upaya perwujudan dan peningkatan etika manajemen&lt;br /&gt;• Pelatihan etika &lt;br /&gt;• Advokasi etika &lt;br /&gt;• Kode Etik &lt;br /&gt;• Keterlibatan Publik dalam Etika Manajemen Perusahaan&lt;br /&gt;Pro Kontra mengenai Tanggung Jawab Sosial Perusahaan&lt;br /&gt;Pandangan Kelompok yang Pro terhadap tanggung jawab sosial dari organisasi bisnis :&lt;br /&gt;1. Kegiatan bisnis seringkali menimbulkan masalah, oleh karena itu sudah semestinyalah perusahaan bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya&lt;br /&gt;2. Perusahaan adalah bagian dari lingkungan sosial masyarakat, oleh karena itu sudah semestinya ikut berpartisipasi dan bertanggung jawab atas apa yang terjadi di masyarakat &lt;br /&gt;3. Perusahaan biasanya memiliki sumber daya untuk menyelesaikan masalah dilingkungan sosial masyarakat &lt;br /&gt;4. Perusahaan adalah partner dari lingkungan sosial kemasyarakatan, sebagaimana halnya juga pemerintah dan masyarakat lain pada umumnya &lt;br /&gt;Pandangan Kelompok yang Kontra terhadap tanggung jawab sosial dari Organisasi Bisnis:&lt;br /&gt;1. Perusahaan tidak memiliki ahli yang mengkhususkan dalam bidang sosial dan kemasyarakatan, oleh karena itu sulit bagi perusahaan untuk ikut bertanggung jawab&lt;br /&gt;2. Perusahaan yang ikut berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam lingkungan sosial masyarakat justru akan memiliki kekuatan untuk mengontrol masyarakat, &lt;br /&gt;dan itu indikasi yang kurang baik secara Sosial &lt;br /&gt;3. Akan banyak terdapat konflik kepentingan di masyarakat jika perusahaan terlibat dalam aktifitas sosial &lt;br /&gt;4. Tujuan perusahaan bukan untuk motif sosial, akan tetapi untuk memperoleh profit dan mencapai tujuan yang diharapkan oleh para pemilik perusahaan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Amaliah&lt;br /&gt;NPM : 10208102&lt;br /&gt;Kelas : 3EA02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Rujukan&lt;br /&gt;luluk.staff.gunadarma.ac.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-5490215337137709699?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/5490215337137709699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/tanggung-jawab-sosial-perusahaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/5490215337137709699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/5490215337137709699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/tanggung-jawab-sosial-perusahaan.html' title='Tanggung Jawab Sosial Perusahaan'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-1750014552724281828</id><published>2010-12-20T04:48:00.000-08:00</published><updated>2010-12-20T04:51:09.328-08:00</updated><title type='text'>Ringkasan Manajemen Operasi</title><content type='html'>Manajer =&gt; keputusan, fungsi operasi, system&lt;br /&gt;Masukan =&gt; mineral, energy, tenaga kerja, modal, Informasi&lt;br /&gt;5 tanggung jawab keputusan dalam operasi &lt;br /&gt;1. Proses : termasuk fisik atau fasilitas yang dipakai untuk memproduksi&lt;br /&gt;2. Kapasitas : untuk menghasilkan jumlah yang telah ditentukan&lt;br /&gt;3. Sediaan : menyangkut apa yang dipesan&lt;br /&gt;4. Tenaga kerjaan : keputusan ini menyangkut rekrut, seleksi, PHK, pelatihan supervise,     kompensasi &lt;br /&gt;5. Mutu : bertanggung jawab atas mutu barang atau jasa yang dihasilkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi operasi barang dan jasa&lt;br /&gt;strategi : rancang reorhanisasi untuk mencapai misi&lt;br /&gt;pendapat Michael porther perusahaan mencapai misi dalam 3 cara yaitu:&lt;br /&gt;1. Diferensiasi : lebih baik/berbeda&lt;br /&gt;2. Kepeloporan biaya : lebih murah&lt;br /&gt;3. Respon yang cepat : lebih cepat&lt;br /&gt;Dalam ke3 konsep ini sering diterjemahkan menjadi 6 strategi yaitu &lt;br /&gt;Flexibel     Likuiditas&lt;br /&gt;Harga rendah     Layanan purna jadi&lt;br /&gt;Pengiriman     Lini produk yang luas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 keputusan untuk menjalani misi dn menerapkan:&lt;br /&gt;Mutu      Manusia dan system kerja &lt;br /&gt;Desain barang dan jasa   Manajemen dan rental pemasokan &lt;br /&gt;Desain proses dan kapasitas   Persediaan&lt;br /&gt;Selekssi lokasi     Penjadwalan&lt;br /&gt;Desain tata letak    Pemeliharaan&lt;br /&gt;Implementasi keputusan tersebut dipengaruhi oleh berbagai isu termasuk bauran produk, atau barang dan jasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset &lt;br /&gt;hasil yang didapat dengan ukuran keberhasilan “ROI” yang tinggi yang   mempengaruhi mempemgaruhi Manajemen Operasi strategi adalah:&lt;br /&gt;a. Mutu produl yang tinggi &lt;br /&gt;b. Pemanfaatan kapasitas yang tinggi&lt;br /&gt;c. Efektifitas operasi yang tinggi (ralatif terhadap persaingan)&lt;br /&gt;d. Identitas Investasi yang rendah (modal yang dibutuhan untuk menghasilkan penjualan)&lt;br /&gt;e. Biaya langsung atau unit yang rendah (relatif persaingan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prakondisi&lt;br /&gt;a. Kondisi ekonomi Dan teknologi&lt;br /&gt;b. Permintaan kompetitif : identifikasi persaingan kekuatan dan kelemahan ,ereka sendiri&lt;br /&gt;c. Mengetahui strategi persaingan &lt;br /&gt;d. Daur hidup produk yang menunjukan akan seperi apa strategi operasi nanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamika strategi berubah karena perubahan dalam organisasi dan lngkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas Manajer Opersai, 3 tahap :&lt;br /&gt;1. Megembangakan strategi &lt;br /&gt;2. Mengelompokan aktifitas kedalam struktur organisasi&lt;br /&gt;3. Mengisinya dengan personil yang akan melaksanakan pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerapkan strategi Manajemen Operasi yang akan meningkatkan produktifitas sistem informasi dan memberikan keunggulan bersaing.&lt;br /&gt;Penerapan Strategi&lt;br /&gt;1. Analisis lingkungan&lt;br /&gt;Mengidentifikasi tantangan, peluang, kelemahan. Kekuatan, memahami lingkungan pelanggan , industry dan pesaing&lt;br /&gt;2. Menentukan misi perusahaan &lt;br /&gt;Menyatakan keberadaan latar belakang perusahaan dan mengidentfikasi nilai yang diciptakan &lt;br /&gt;3. Membentuk strategi&lt;br /&gt;Membangun keunggulan kompetitif seperti harga rendah, flexibelitas, desain atau volume&lt;br /&gt;4. Menerapkan strategi utama dan membentuk strategi bidang fungsional seperti pemasaran, keuangan/akuntansi, produk/operasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen Persediaan &lt;br /&gt;Persediaan adalah barang atau bahan yang disimpan yang akan digunakan untuk memnuhi tujuan tertentu misalnya proses produk atau oerakitan dijual kembali dannuntuk suku cadang dari satu paralatan atau mesin&lt;br /&gt;Jenis persediaan : bahan mentah, bahan pembantu, barang dalam proses, barang jadi ataupun suku cadang&lt;br /&gt;Sistem pengendalian persediaan&lt;br /&gt;Menentukan dan menjamin terdedianya oersediaan yang tepat dalam kuantitas dan waktu yang tepat&lt;br /&gt;Fungsi persediaan&lt;br /&gt;1. Menghilangkan resiko keterlambatan pengiriman barang yang dibutuhkan perusahaan&lt;br /&gt;2. Mengilangkanresiko jika material yang dipesan tidak baik &lt;br /&gt;3. Menghilangkan resiko terhadap kenaikan harga barang atau inflasi&lt;br /&gt;4. Untuk menyimpan bahan baku yang dihasilkan secara musiman&lt;br /&gt;5. Mendapatka nkeuntungan dari pembeliaan berdasarkan potongan kuantitas&lt;br /&gt;6. Memberikan pelayanan pada pelanggan dengan tersedianya barang yang diperlukan&lt;br /&gt;Pengelompokan Persediaan&lt;br /&gt;1. Fluctuation stock&lt;br /&gt;Untuk mnjaga terjadinya fluktuasi permintaan dan untuk mengatasi jika terjadi kesalahan atau penyimpanan dan perkiraan penjualan, waktu produksi atau pengiriman barang&lt;br /&gt;2. Anticipation stock&lt;br /&gt;Untuk menghadapi permintaan yang dapat diramalkan &lt;br /&gt;3. Lotsize inventory&lt;br /&gt;Persediaan dalam jumlah besar melebihi kebutuhan saat itu. Untuk mendapatkan quantity discount dan penghematn biaya pengangkutan&lt;br /&gt;4. Pipeline inventory&lt;br /&gt;Persediaan yang yang sedang dalam proses pengiriman dari tempat ketempat barang tersebut akan digunakan yang dapat memiliki waktu beberapa hari atau minggu&lt;br /&gt;Biaya dalam Persediaan &lt;br /&gt;1. Biaya pemasaran (ordering costs, procurenment costs)&lt;br /&gt;Adalah biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan pemasaran bahan atau barang, sejak dari pemesanan sampai tersedianya barang digudang&lt;br /&gt;2. Biaya penyimpanan (crying costs, holding costs)&lt;br /&gt;Biaya yang dikeluarkan berkenaan dengan diadakan nya persediaan barang &lt;br /&gt;3. Biaya kekurangan (shortage costs, stock out costs)&lt;br /&gt;Biaya yang timbul sebagai akibat tidak tersedianya barang pada waktu diperlukan&lt;br /&gt;Biaya pesanan meliputi:&lt;br /&gt;1. Biaya administrasi dan penempatan order&lt;br /&gt;2. Biaya pemilikan dan pemasok&lt;br /&gt;3. Biaya pengangkutan dan biaya bongkar muat&lt;br /&gt;4. Biaya penerimaan dan pemeriksaan barang&lt;br /&gt;Biaya pemesanan tidak tergantung dari jumlah yang dipesan tetapi tergantung dari berapa kali pesanan dilakukan&lt;br /&gt;Sedangkan biaya  penyimpanan meliputi:&lt;br /&gt;1. Biaya sewa gudang&lt;br /&gt;2. Biaya administrasi pergudangan&lt;br /&gt;3. Biaya gaji pelaksana pergudangan&lt;br /&gt;4. Listrik gudang&lt;br /&gt;5. Modal yang tertanan dalam persediaan &lt;br /&gt;6. Biaya asuransi&lt;br /&gt;7. Biaya kerusakan (kehilangan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-1750014552724281828?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/1750014552724281828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/ringkasan-manajemen-operasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/1750014552724281828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/1750014552724281828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/12/ringkasan-manajemen-operasi.html' title='Ringkasan Manajemen Operasi'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-2919322319697498321</id><published>2010-11-16T18:39:00.000-08:00</published><updated>2010-11-16T18:43:10.272-08:00</updated><title type='text'>PERLINDUNGAN KONSUMEN DI INDONESIA</title><content type='html'>PERLINDUNGAN KONSUMEN DI INDONESIA&lt;br /&gt;Perilaku konsumen di Indonesia tidak pernah lepas dari kondisi social masyarakat dan kebijakan pemerintah yang terkait dengan hak-hak konsumen. Dengan ditetapkannya Undang-undang perlindungan konsumen (UUPK) pada tanggal 20 April 1999, artinya hak-hak konsumen Indonesia mendapatkan perlindungan hukum.             Kebenaran Undang-undang perlindungan konsumen sebenarnya mempunyai peran yang strategik bagi konsumen maupun pebisnis. Konsumen akan mendapatkan kejelasan tentang hak-haknya secara nyata yang ini akan memudahkannya berhubungan dengan dunia bisnis ketika hak-haknya tidak terpenuhi, dan di sisi lain Undang-undang ini juga akan mengarahkan perilaku pebisnis untuk memperhatikan hak-hak konsumen dalam pengelolaan bisnisnya termasuk dalamnya dalam hal pemasaran produk.                    Adanya Undang-undang konsumen ini akan menjadi stimulant bagi peningkatan kualitas produk dan cara pemasaran yang lebih etis yang menempatkan hak-hak konsumen sebagaimana mestinya. Disisi lain memperatikan hak-hak konsumen juga berarti menerapkan konsep pemasaran yang ingin focus kepada kebutuhan dan keinginan konsumen (termasuk hak-hak konsumen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAK DAN KEWAJIBAN KONSUMEN&lt;br /&gt;Lahirnya UUPK ini erdasarkan pada beberapa pertimbangan yang intinya adalah sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak dan sekaligus mendapatkan kepastian atas barang dan atau jasa yang diperoleh dari perdagangan tanpa mengakibatan kerugian konsumen:&lt;br /&gt;• Untuk menjamin peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kepastian atas mutu dan jumlah.&lt;br /&gt;• Untuk meningkatkan harkat dan martabat konsumen perlu meningkatkan kesadaran, pengetahuan, kepedulian, kamampuan, kemandirian konsumen untuk melindungi dirinya serta mnumbuhkembangkan sikap pelaku usaha yang bertanggung jawab.&lt;br /&gt;• Untuk mewujudkan keseimbangan perlindungan kepentingan konsumen dan pelaku usaha sehingga tercipta perekonomian yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak-hak konsumen di Indonesia menurut pasal 4 menckup sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Hak atas kenyamanan, Keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan atau jasa.&lt;br /&gt;b. Hak untuk memilih barang dan atau jasa serta mendapat barang dan atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.&lt;br /&gt;c. Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan atau jasa.&lt;br /&gt;d. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan atu jasa yng digunakan.&lt;br /&gt;e. Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut.&lt;br /&gt;f. Hak untuk dapat pembinaan dan pendidikan konsumen.&lt;br /&gt;g. Hak untuk diperlukan atau dilayani secara benar dan juur serta tidak diskriminatif.&lt;br /&gt;h. Hak untuk mendapatkan kompensasi, dati rugi dan atau penggantian, apabila barang dan atau jasa yang diterima tidak sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;i. Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.&lt;br /&gt;Sedangkan dari aspek kewajiban, menurut pasal 5 kewajiban konsumen adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau          pemanfaatan barang dan atau jasa, demi keamanan dan keselamatan.&lt;br /&gt;b. Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan atau jasa.&lt;br /&gt;c. Membayar sesuia dengan nilai tukar yang disepakati.&lt;br /&gt;d. Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen scara patut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsumen selain perlu memahami hak dan kewajibannya juga perlu tahu hak-hak dan kewajiban pelaku usaha agar dapat memahami kedudukannya serta menempatkannya secara proporsional. Menurut pasal UUPK hak pelaku usaha adalah :&lt;br /&gt;a. Hak untuk menerima pembayaran yang sesuai dengan kesepakatan mengenai kondisi&lt;br /&gt;      dan nilai tukar barang dan atau jasa yang diperdagangkan.&lt;br /&gt;b. Hak untuk mendapatkan perlindungan hukum dari tindakan konsumen yang beritikad tidak baik.&lt;br /&gt;c. Hak unuk melakukan pembelaan diri sepatutnya didalam penyelesian hukum sengketa konsumen.&lt;br /&gt;d. Hak untuk rehabilitasi nama baik apabila terbukti secara hukum bahwa kerugian konsumen tidak diakbatkan oleh barang dan atau jasa yang diperdagangkan.&lt;br /&gt;e. Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kewajiban dari pelaku usaha menurut pasal 7, adalah :&lt;br /&gt;a. Beritkad baik dalam melakukanusahanya.&lt;br /&gt;b. Memberikan informasi yang benar, jelas, jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dn atu jasa serta member penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan&lt;br /&gt;c. Memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan juur serta tidak diskriminatif.&lt;br /&gt;d. Menjamin mutu barang dan atau jasa yang diproduksi dan atau diperdangangkan berdasarkan ketentuan standar mutu barang dan atau jasa yang berlaku.&lt;br /&gt;e. Memberi kesempatan kepada konsumen untuk menguji, dan atau mencoba barang dan atau jasa tertentu serta member jaminan dan atu garansi yang diperdagangkan.&lt;br /&gt;f. Member kompensasi, ganti rugi dan atua penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dn pemanfaatan barang dan atu jasa  yang diperdagangkan.&lt;br /&gt;g. Member kompensasi, ganti rugi dan atau penggantian apabila barang dan atu jasa yang diterima atau dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun hak dan kewajiban  konsumen sudah sangat jelas seperti yang tertulis didalam UUPK, namun demikian sering pelaku usaha melanggar hak-hak konsumen ini atau pelaku usaha tidak menjalankan kewajibannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYELESAIAN SENGKETA&lt;br /&gt;Apabila konsumen merasakan hak-haknya tidak terpenuhi dan merasa tidak puas, maka konsumen dapat menyelesaiakan sengketa ini dengan menempuh jalur pengadilan&lt;br /&gt;1. Setiap konsumen yang dirugikan dapat menggugat pelaku usaha melalui lembaga yang bertugas menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha atau melalui peradilan yang berada di lingkungan peradilan umum.&lt;br /&gt;2. Penyelesaian konsumen dapat ditempuh melalui pengadilan atau diluar pengadilan berdasarkan pilihan sukarela para pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;3. Penyelesaian sengketa diluar pengadilan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 tidak menghilangkan tanggung jawab pidana sebagaimana diatur dalam undang-undang.&lt;br /&gt;4. Apabila telah dipilih upaya penyelesaian sengketa konsumen di luar pengadilan, gugatan melalui pengadilan hanya dapat ditempuh apabila upaya tersebut dinyatakan tidak berhasil oleh salah sat pihak atau oleh para pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gugatan atas pelanggaran pelaku usaha dapat dilakukan oleh : &lt;br /&gt;1. Sorang konsumen yng dirugikan atau ahli waris yang bersangkutan.&lt;br /&gt;2. Sekelompok konsumen mempunyai kepentinganyang mempunyai kepentingan yang sama.&lt;br /&gt;3. Lembaga perlindungan konsumen swadaya masyarakat yang memenuhi syarat, yaitu berbentuk badan hukum atau yayasan, yang dalam anggaran dasarnya menyebutkan dengan tegas bahwa tujuan didirikannya organisasi tersebut adalah untuk kepentingan perlindungan konsumen dan telah melaksanakan kegiatan sesuai dengan anggaran dasarnya.&lt;br /&gt;4. Pemerintah dan atau instansi terkait apabila barang dan atau jasa yang dikonsumsi atau dimanfaatkan mengakibatkan kerugian materi yang besar dan atau korban yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suryani, Tatik, (2008). Perilaku Konsumen, Yogyakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-2919322319697498321?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/2919322319697498321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/11/perlindungan-konsumen-di-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/2919322319697498321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/2919322319697498321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/11/perlindungan-konsumen-di-indonesia.html' title='PERLINDUNGAN KONSUMEN DI INDONESIA'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-1199030050287907277</id><published>2010-10-16T22:50:00.000-07:00</published><updated>2010-10-16T22:56:28.293-07:00</updated><title type='text'>Rangkuman Perilaku Konsumen</title><content type='html'>PENGERTIAN PERILAKU KONSUMEN&lt;br /&gt;Perilaku Konsumen menurut Hawkins dkk prilaku konsumen merupakan studi tentang bagaimana individu, kelompok dan organisasi dan proses yang dilakukan untuk memilih, mengamankan, menggunakan dan menghentikan produk, jasa, penalaman atau ide untuk memuaskan kebutuhannya dan terhadap konsumen dan masyarakat. &lt;br /&gt;Sedangkan yang diungkapkan oleh Schiffman dan kanuk (2007) perilaku konsuen merupakan studi mengkaji bagaimana individu membuat keputusan membelanjakan sumberdaya yang tersedia dan diiliki (waktu, uang dan usaha) untuk mendapatkan barang dan jasa yang nantinya akan dikonsumsi.&lt;br /&gt;Kemudian Loundon (1995) menjelaskan bahwa perilaku konsumen mencakup proses pengambilan keputusan dan kegiatan yang dilakukan konsumen secara fisik dalam pengevaluasian, perolehan penggunaan dan mendapatkan barang atau jasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANFAAT MEMPELAJARI PERILAKU KONSUMEN&lt;br /&gt;1. Dalam pasar yang semakin intensif tingkat persaingannya, tuntutan konsumen yang semakin intensif tingkat persaingannya, tuntuan konsumen yang semakin tinggi dan sangat ingin diperlukan secara khusus, pemahaman akan konsumen menjadi semakin tinggi.&lt;br /&gt;2. Untuk kepentingan pnyusunan strategi maupun bauran pemasaran.&lt;br /&gt;3. Bagi perusahaan adalah memungkinkan memahami dengan tepat kebutuhan dan keinginan pelanggannya sehingga dapat memebantunya untuk memuaskan pelanggan, menerapkan konsep pemasarn dan memperluas legitimasi ke masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ILMU LAIN YANG MEMBERIKAN KONSTRIBUSI DALAM STUDI PERILAKU KONSUMEN &lt;br /&gt;1. Sosiologi&lt;br /&gt;Kekuatan sosial yang mempengaruhi konsumen seperti konsep struktrur social, keluarga, kelas, etnis, gendr dan gaya hidup yang dapat mempengaruhi perilaku individu maupun kelompok.&lt;br /&gt;2. Antropologi &lt;br /&gt;Memberikan sumbangan dalam memahami fenomena konsumsi ritual, mitos, symbol dan aspek budaya lainnya.&lt;br /&gt;3. Ekonomi&lt;br /&gt;Memberikan pemahaman tentang keterkaitan antara kebijakan harga dengan respon perilaku konsumen serta adanya perbedaan perilaku konsumsi akibat perbedaan tingkat ekonoi antar masyarakat.&lt;br /&gt;4. Psikologi &lt;br /&gt;Proses-pross psikologi yang sifatnya individual seperti kepribadian, motivasi, persepsi, proses belajar,sikap dan dinamika klompok yang berpengaruh terhadap perilaku konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MODEL PERILAKU KONSUMEN &lt;br /&gt;1. Karakteristik pembeli yang meliputi factor budaya, social, personal dan psychological yang mempunyai pengaruh utama bagaimanaseoang pembeli bereaksi terhadap rangsangan tersebut.&lt;br /&gt;2. Proses yang mempengaruhi hasil keputusan yaitu proses pengambilan keputusan meliputi aktivitas pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi, pengambilan keputusan dan perilaku setelah pembelian.&lt;br /&gt;3. Stimulus – organism – response&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN&lt;br /&gt;Kepuuan pembelian barang atau jasa umumnya ada 5 peranan yang terlibat yaitu:&lt;br /&gt;1. Pemrakarsa (initiator),  yitu orang yang pertama kali menyarankan ide untuk membeli barang atau jasa.&lt;br /&gt;2. Pembawa penaruh (influencer) yaitu orang yang memiliki pandangan atau nasiahat yang mempengaruhi keputusan pembelian. &lt;br /&gt;3. Pengambilan keputusan  (decider), yaitu orang yang menetukan keputusan pembelian&lt;br /&gt;4. Pembeli (buyer), yaitu orang yang melakukan pemblian secara nyata &lt;br /&gt;5. Pemakain (user), yaitu orang yang mengoksumsi dan menggunakan barang/jasa yang dibeli.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Asael membagi dalam dua dimensi yaitu tingkat pengambilan keputusan dan derajat keterlibatan saat membeli antara lain :&lt;br /&gt;1. Konsumen dibedakan bedasarkan tingkat pengambilan keputusan&lt;br /&gt;Konsumen melakukan pencarian informasi dan evalusai terhadap merk yang lain sebelum keputusan diambil, ada pula konsumen yang jarang menari informasi tambahan, karena konsumen ini telah terbiasa membeli merk tersebut.&lt;br /&gt;2. Konsuen dibedakan berdasarkan tingkat keterlibatan saat pemilihan suatu merk. Pada saat itu konsumen tidak jarang terlibat terlalu dalam, hal ini dapat terjadi karena :&lt;br /&gt;a. Produk amat penting bagi konsumen sebab image pribadi dari konsumen tekait dengan produk .&lt;br /&gt;b. Adanya keterkaitan secara terus menerus dengan konsumen.&lt;br /&gt;c. Mengandung resiko yang cukup tinggi.&lt;br /&gt;d. Perimbangan emosional&lt;br /&gt;e. Pengaruh dari norma group.&lt;br /&gt;Dibawah ini akan dielaskan proses pengambilan keputusan tersebut :&lt;br /&gt;1. Mengenali kebutuhan&lt;br /&gt;Pada tahap ini konsumen merasakan bahwa ada hal yang dirasakan kurang dan menuntut untuk untuk dipenuhi.&lt;br /&gt;2. Mencari informasi&lt;br /&gt;Apa yang terbaik harus dilkukan untu memenuhi kebutuhan tersebut, pertanyaan ini akan uncul paa konsumen.&lt;br /&gt;3. Mengevaluasi alternative&lt;br /&gt;Informs yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut akan menjadi bahan perimbangan bagi konsumen untuk mengambil keputusan.&lt;br /&gt;4. Mengambil keputusan&lt;br /&gt;Setelah melauli evalusai dengan pertimbangan yang matang, konsumen akan mengambil keputusan.&lt;br /&gt;5. Evaluasi paskapembelian&lt;br /&gt;Setelah membeli konsumen akan mengevaluasi atas keputusan dan tindakannya dalam membeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suryani, Tatik, (2008). Perilaku Konsumen, Yogyakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-1199030050287907277?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/1199030050287907277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/10/rangkuman-perilaku-konsumen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/1199030050287907277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/1199030050287907277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/10/rangkuman-perilaku-konsumen.html' title='Rangkuman Perilaku Konsumen'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-4516971323239062000</id><published>2010-06-03T01:12:00.000-07:00</published><updated>2010-06-03T01:13:20.751-07:00</updated><title type='text'>SAHABAT SMA MENJADI PENDAMPING HIDUP</title><content type='html'>Pagi hari yang cerah Fadil, Radit, dan Lulu berangkat sekolah bersama-sama. lulu dan radit  bersahabat sejak SLTP sedangkan fadil bersahabat dengan lulu dan radit semenjak SMA dan sekarang mereka sudah kuliah mereka kuliah di universitas yang sama fakultas yang sama tetapi lulu tidak sekelas dengan mereka, tetapi Fadil dan Radit sekelas.&lt;br /&gt;“fadil, radit gue duluan ya?” ijin lulu kepada mereka dengan wajah yang ceria&lt;br /&gt;“ia tapi nanti kalau loe pulang duluan tungguin kita berdua ya.” jawab fadil dengan wajah yng ceri pula&lt;br /&gt;Samapainya fadil dan radit dikelas, “tumben loe berdua datangnya ga telat” nyeletuk dea teman sekelas mereka sambil tertawa&lt;br /&gt;“akh bawel loe.” jawab radit dengan sedikit kesal dengan penuh canda&lt;br /&gt;datang lah seorang dosen dan mulailah perkuliahan&lt;br /&gt;sesudanhya perkuliahan itu selesai fadil, radit dan lulu bekumpul lagi&lt;br /&gt;“tadi gimana dikelas?’’ tanya lulu kepada 2 sahabatnya&lt;br /&gt;“bete gue tadi dikelas.” jawab radit yang sambil ngantuk&lt;br /&gt;“bete kenapa?” Tanya lulu dengan rasa ingin tahu&lt;br /&gt;“habisnya tadi gue ngantuk banget,” jawab radit sambil meletakan kepalanya dibahu fadil&lt;br /&gt;“emangnya semalam loe ngapain, terus tidur jam berapa?” Tanya fadil dengan rasa heran &lt;br /&gt;“gue tidur jam 3 abis nonton pertandingan bola piala dunia.” jawab radit dengan mata sedikit tertutup&lt;br /&gt;“lah emangya piala dunia dah mulai ya?” Tanya lulu pada fadil&lt;br /&gt;“yee gue juga ga tau neh juga baru tau dari si radit” jawab fadil sambil minum es&lt;br /&gt;“loe gimana sih dil masa ga tau.” sahut niken ke fadil&lt;br /&gt;“woy udah kaya ban bajaj loe bertiga mulu,” nyeletuk rafli teman sekelas fadil &amp; radit&lt;br /&gt;“sirik aja loe, bilang aja loe ga bisa kan?” sahut fadil sambil tertawa &lt;br /&gt;“udah biarin aja anggap ja si rafli lagi kumur-kumur.” sahut lulu dengan penuh canda&lt;br /&gt;Ketika mereka jalan bertiga untuk pulang kerumah masing-masing sekitar pukul 13.30 dijalan ada soerang waita cantik .&lt;br /&gt;“wih tuh cewe cantik banget,” kata radit dengan mata yang sedikit genit&lt;br /&gt;“mana dit gue ga liat?” Tanya fadil dengan ingin tahu&lt;br /&gt;“itu yang arah jam 12.” jawab radit&lt;br /&gt;“huhu dasar cowo ga boleh liata ce cantik dikit,mangnya cewe yang ada ditengah-tengah loe “kurang cantik apa?” Tanya lulu dengan penuh canda dan sedikit narsis&lt;br /&gt;“yang mana?“ Tanya fadil dengana penuh canda&lt;br /&gt;“emang ditengah kita ada cewe ya dil?” Tanya radit pada fadil dengan penuh canda&lt;br /&gt;“emang loe cewe lu?bukannya loe cowo ya?”nyeletuk fadil dengan penuh tawa&lt;br /&gt;“yee biar gue tomboy-tomboy gini w punya naluri wanita neh,” sahut lulu dengan penug tawa pu&lt;br /&gt;la.&lt;br /&gt;“eh tar malem belajar bareng yuuk,w da yang ga ngerti nih mata kuliah statistic?” ajakan radit pada fadil &amp; lulu&lt;br /&gt;“yuuk gue setuju, gue juga besok ada kuis statistic neh,” jawab lulu&lt;br /&gt;“loe gimana dil mau ga?” Tanya radit pada fadil&lt;br /&gt;“ia gue mau,tapi dirumah siapa?” Tanya balik fadil pada lulu &amp; radit&lt;br /&gt;“mmm dirumah loe ja dit kan loe yang ngajakin,hehe?” jawab lulu dengan canda dan wajah yang sedikit negeledek&lt;br /&gt;“setuju tuh dit, ya udah dirumah loe ja,” sahut fadil&lt;br /&gt;“ya udah tar malem dirumah gue ya jam 20.00 ga pake ngaret ya?” jawab radit&lt;br /&gt;“siiip okelah kalo begitu.” jawab lulu&lt;br /&gt;Sampainya fadil dan radit dirumah masing-masing mereka istirahat berbeda dengan lulu karna sampainya lulu sampai rumah lulu mendapat kabar tidak enak tentang kedua orang tuanya yaitu lulu mendapat kabar bahwa orang tua lulu mengalami kecelakaan sepulang dari menghadiri acara pernikahan rekan kerjan ayahnya, setelah lulu mendapat kabar itu lulu segera kerumah sakit untuk melihat keadaan kedua orang tuanya kemudian sesampainya lulu dirumah sakit lulu mendapatkan amanat atau wasiat dari ayah dan ibunya dimana wasiat itu berisi jika ayah dan ibunya sudah meninggal dunia ia akan dijodohkan pada radit karna kedua orang tua lulu dan kedua orang tua radit sudah membicarakan tentang perjodohan itu dan menitipkan lulu pada keluarga radit karna lulu adalah anak tunggal, tidak lam ayah lulu menyampaikan amanat atau wasiat itu langsung menghembuskan nafas terakhirnya dan setelah itu ibu lulu mmenggil lulu berkata jagan menangis dan jagan sedih jika ayah dan ibunya sudah tiada ,setelah ibunya lulu menyampaikan itu beliaupun langsung menghembuskan nafas terakhirnya betapa sedihnya hati lulu saat itu.&lt;br /&gt;Dan beberapa saat kemudiaan radit menghubungi lulu untuk mengkonfirmasi belajar bersama nanti malam tapi malah kabar buruk yang radit dapat.&lt;br /&gt;“Assalamualaikum Lu,” ucap salam rdit pada lulu  &lt;br /&gt;“walaikum salam dit” jawab salam Lulu&lt;br /&gt;“dit orang tua gue dit,” dengan suara yang sedih lulu berbicara didalam telpon&lt;br /&gt;“Knapa orang tua loe lu?” dengan rasa penasaran radit bertanya&lt;br /&gt;“orang tua gue pergi untuk selamanya dit.” jawab lulu dengan suara yang kedengarannya sambil menangis,&lt;br /&gt;“sekarang loe dimana lu?” Tanya radit dengan rasa kaget&lt;br /&gt;“gue sekarang lagi dijalan mau pulang dari rumah sakit dit.” dengan rasa semakin sdih lulu menjawabnya &lt;br /&gt;Dengan tergesa-gesa radit menghubungi keluarga sendiri dan memghubungi fadil untuk memberi tahu bahwa kedua orang tua lulu meninggal dunia, setibanya radit, fadil dan keluarganya radit pemakaman itu pun segera dilaksasnakan stelah selesainya pemakaman itu keluarga radit membujuk lulu untuk pulang tapi lulu tidak mau karna ia merasa sangat terpukul sekali karna kepergian kedua orang tuanya, setelah keluarga radit membujuk lulu tidak berhasil fadil kembali membujuk lulu untuk pulang dan lulu pun mau untuk pulang.&lt;br /&gt;Awalnya lulu belum dapat menerima kenyataan ini tapi lama kelamaan lulu dapat menerima kenyataan bahwa kedua orang tuanya sudah tiada dan lulu pun semakin kuat menerima semua itu. dan setelah beberapa bulan atas kepergiannya kedua orang tua lulu, orang tua radit berbicara pada lulu mengenai wasiat atau amanat yang dititipkan pula pada orang tua radit dan pada saat itu fadil tidak mengetahui tentang wasiat atau amanat itu.&lt;br /&gt;“lulu sebelum kedua orang tua kamu tiada beliau pernah membicarakan perjodohan anatara kamu dengan radit, iya lu orang tua kamu menginginkan kamu dan radit berjodoh,” dengan serius ayah dan ibu radit berbicara&lt;br /&gt;“ia om tante ayah dan ibu aku sebelum meninggal emang pernah berpesan seperti itu.” Jawab lulu&lt;br /&gt;“lalu lulu setuju dengan perjodohan itu?” Tanya ayah radit pada lulu&lt;br /&gt;“lulu setuju om tante,” jawab lulu dengan hati yang ragu karna yang dia suka adalah fadil bukan radit&lt;br /&gt;Pada saat itu radit pun telah mengetahui tentang perjodohan itu, tapi lulu dan radit tidak seperti orang pacaran mereka seperti biasanya selalu bertiga dengan fadil dan disanalah cinta mereka tumbuh radit mencintai lulu,sedangkan lulu mencintai fadil begitupun fadil mencintai  lulu dan setelah mereka lulus kuliah mereka smakin merasa kehilangan satu sama lainnya dan ssetelah beberapa tahun mereka lulus mereka tidak los kontek tapi fadil dan lulu lebih sering jalan-jalan berdua dari pada bertiga dan itupun tanpa sepengetahuan radit. Dan suatu ketika orang tua radit menanyakan pada lulu dan radit tentang perjodohan itu&lt;br /&gt;“lulu radit kapan kamu siap untuk bersatu dengan radit?”Tanya ayah dan ibunya radit&lt;br /&gt;“kalau lulu sih terserah radtnya aja om tante,” jawab lulu&lt;br /&gt;“lho ko terserah gue sih lu,” sahut radit&lt;br /&gt;“ya udah ya udah gini aja biar om dan tante aja ya lu yang atur semuanya,gimana lu dit?” Tanya ayah radit pada lulu dan radit&lt;br /&gt;“setuju mah pah,” jawab radit dengan penuh canda sedikit serius&lt;br /&gt;“ya udah om lulu setuju juga,” lagi-lagi lulu menjawab dengan sedikit ragu&lt;br /&gt;Lalu mulai bingung untuk memilih siapa yang akan menjadi pendamping hidupnya entah radit atau fadil? Karena menurut lulu kedua-duanya baik tapi lulu lebih mencintai fadil dari pada radit dan pada suatu saat lulu ingin memberitahu pada fadil tentang perjodohan itu&lt;br /&gt;“Dil gue mau ketemu sama lu ada yang gue pengen omongin sama loe,” dengan suara lulu sedikit serius dalam telpon&lt;br /&gt;“ ya udah lu gue bisa, ditempat bisa aja ya lu?” jawab fadil dengan suara ditelpon juga&lt;br /&gt;Dalam hati fadil, fadil bertanya-tanya ada apa lulu tiba-tiba ingin berbicara padanya dengan suara yang sedikit serius dan perasaan fadil pun sedikit tidak enak seperti ada berita yang akan menyedihkan buat dirinya, pada beberapa saat kemudian lulu sampai dilokasi iyu lebih awal dan fadil belum sampai di tempat tersebut, lulu pun enggan memesan minuman atau makanan ia lebih memilih untuk menunggu fadil sebentar lagi. Sampainya fadil dilokasi lulu pun langsung memesan minuman untuk dirinya dan fadil dan setelah itu lulu membicarakan yang ingin dibicarakan pada fadil&lt;br /&gt;“lu apa yang loe mau omongin ke gue?” Tanya fadil dengan rasa penasaran&lt;br /&gt;“loe jagan kaget ya dil, sewaktu orang tua gue meninggal mereka menjodohkan gue dengan radit,’’ jawab lulu dengan rsa bersalah karna tidak memberitahu fadil dari awal&lt;br /&gt;“apa? Radit sahabat kita lu? Terus loe maul lu?” denagan rasa kaget yang seperti tersamber petir&lt;br /&gt;“gue ga tau dil disatu sisi gue sayang dan cinta sama loe tapi disisi lain gue harus jalanin “amanat atau wasiat dari kedua orang tua w,” dengan rasa sedih lulu menyampaikannya&lt;br /&gt;“Ya udah apapun keputusan loe gue terima, asal loe bahagia.” Dengan nada yang sedih pula fadil berbicara&lt;br /&gt;Tanpa mereka sadari ternyata dicafe itu ada radit dan radit pun mendengarnya lalu radit segera menghampiri mereka, dan mereka pun sangat terkejut. “loe dari tadi dit disini?” Tanya fadil pada radit dengan wajah yang jaget&lt;br /&gt;“ga ko baru.” Jawab radit dengan berbohong bahwa sesungguhnya radit mendengar semuanya “nah loe dari tadi lu disini?” Tanya radit pada lulu dengan berbogong lagi&lt;br /&gt;“ga ko tadi gue ketemu aja sama fadil.” Jawab lulu dengan berbohong juga&lt;br /&gt;“Ya udeh kalo gitu gue duluan ya dit lu?” ijin fadil pada radit dan lulu dengan rasa yang bercampur sedih, “buru-buru banget sih loe dil baru juga ngumpul bertiga lagi.” Jawab radit dengan penuh Tanya&lt;br /&gt;Setelah fadil keluar dari cafe itu radit pun berbicara dengan lulu untuk membatalkan perjodohan itu,lulu sangat terkejut sekaligus bingung dan akhirnya lulu meminta pada radit untuk tidak memberitahu pada orang tua radit dan radit pun setuju dengan rasa terpaksa. Pernikahan itu telah disiapkan oleh orang tua radit tapi bukan untuk lulu dan radit&lt;br /&gt;Pada suatu hari akad nikah itu diselenggarakan ketika semuanya hampir terlaksanakan fadil belum datang jugu radit pun gelisah karna yang ingin menikah bukan radit dengan lulu tapi fadil dengan lulu, dan beberapa saat kemudian fadil pun tiba diacara tersebut langsunglah radit menarik tangan fadil dan menyuruhnya duduk disamping lulu untuk menjalankan akad pernikahan itu dan seketika orang tua radit dan lulu sangat kaget atas perlakuan radit.&lt;br /&gt;Dan pada akhirnya mau tidak mau acara akad nikah lulu dan fadil dilanksanakan dan pada saat itu tidak banyak orang bahwa radit sudah mempunyaikekasih sebagai pengganti lulu….&lt;br /&gt;The End&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-4516971323239062000?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/4516971323239062000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/06/sahabat-sma-menjadi-pendamping-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/4516971323239062000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/4516971323239062000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/06/sahabat-sma-menjadi-pendamping-hidup.html' title='SAHABAT SMA MENJADI PENDAMPING HIDUP'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-6450549311950862562</id><published>2010-03-28T18:52:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T18:53:30.933-07:00</updated><title type='text'>INDONESIA</title><content type='html'>Indonesia identik dengan ke anarkisannya seperti belakangan ini banyak orang yang tawuran yang tidak jelas apa permasalahannya contohnya seperti antar warga dan sporter sepak bola yang belakangan ini mewarnai dengan kericuhan tersebut, jika para sporter bola tersebut terus bertindak anarkis seperti itu bangaimana mungkin indonesi dapat masuk dalam kompetisi piala dunia…..? mungkin bila ke anarkisan di indonesia itu bukan keanehan tapi kebiasaan yang biasanya dilakukan bagi para pelakunya.&lt;br /&gt;Tetapi selain itu juga Indonesia terkenal dengan kebudayaannya, sehingga ada beberapa kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia itu di akui oleh Negara tetangga seperti tari reok ponorogo dan lagu rasa sayange, yng lebih booming lagi pada saat ini adalah anak buah teroris yang konon katanya dari kalangan remaja, kenpa bisa demikian?, dan ada lagi yang konon kataya juga akan dipidanakan bagi yang melakukan nikah sirih, apakah tidak ada kebijakan lagi selain itu?&lt;br /&gt;Dan saat ini sepertinya keadilan sulit didapatkan contohnya seperti yang belum lama diberitakan seorang kakek mengambil buah pisang langsung dipenjara padahal itu hanya buah dan konon katanya kake itu tadinya mau membawa buh pisang itu kepada pemiliknya tapi malah jadi salah paham lalu kakek tersebut malah di bui, kenapa hanya karena buah pisang bisa langsung masuk bui,? Kenapa yang dimasukin ke bui dan dipenjarakan bukan para tikus” kantor yang berkeliaran (para koruptor) yang jelas-jelas orang-orang seperti itu sudah jelas bersalah karna memakan uang rakyat, jika hal ini terus didiamkan maka akan banyak orang” seperti itu, dan Indonesia akan oda orang yang miskin bertambah miskin dan orang yang kaya malah bertambah kaya seperti yang ada pada saat ini banyak orang yang tewas akibat dari sakit yang diderita dan tidak mempunyai uang untuk berobat, dan banyak pula orang-orang misikin yang menderita penykit yang mereka tidak mampu untuk berobat,bagi mereka yang orang miskin jangankan untuk beroat untuk makan saja susah untuk didapatkannya. &lt;br /&gt;Di Negara ini mungkin banyak orang yang tidak mampu tapi mengapa para pejabat malah mendapatkan fasilitas yang berlebihan padahal banyak orang kecil (tidak mampu) jauh lebih membutuhknnya beda dengan orang-oran yang memang sudah mempunyai fasilitas serba kecukupan kenapa diberi fasilitas yang memang berlebihan, kenapa biaya yang untuk difasilitaskan keorang yag mungkin belum tahu hasil kerjanya di alokasikan pada orang-oarang yang tidak mampu?????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-6450549311950862562?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/6450549311950862562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/03/indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/6450549311950862562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/6450549311950862562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/03/indonesia.html' title='INDONESIA'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-1321092208156065439</id><published>2010-03-28T18:44:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T18:48:20.833-07:00</updated><title type='text'>INDUSTRI DI INDONESIA</title><content type='html'>Tema: implementasi wawasa nusantara dibidang ekonomi&lt;br /&gt;Judul: Industri indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMPLEMENTASI / PELAKSANAAN&lt;br /&gt;Pengertian: implementasi adalah proses untuk memastikan terlaksananya suatu kebijakan dan tercapainya kebijakan tersebut.&lt;br /&gt;1. Memantau kegiatan harian dalam pelaksanaan kebijakan. Apakah semua rencana kebijakan dilaksanakan? Apakah staff pelaksana sudah dilatih untuk melakukan tugasnya?&lt;br /&gt;2. Penilaian kegiatan dan kepuasan klien dengan layanan yang diberikan. Apa yang telah dilakukan / diberikan, kepada siapa / kelompok mana? Adakah cara yang lebih baik supaya pelaksanaan tugas lebih efisien? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model Implementasi Kebijakan&lt;br /&gt;1.Kebijakan yang diinginkan (idealized policy); pola interaksi yang dikehendaki dan apa yang                      hendak diubah oleh suatu kebijakan.&lt;br /&gt;2.Kelompok sasaran (target group); sekelompok masyarakat yg hendak dipengaruhi dan diubah.&lt;br /&gt;3.Organisasi pelaksana (implementing organisation); sebuah satuan birokrasi pemerintah yang   bertanggungjawab atas kebijakan tertentu.&lt;br /&gt;  4.Faktor lingkungan (environmental factors); unsur-unsur lingkungan kebijakan yang mempengaruhi pelaksanaan kebijakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan Implementasi&lt;br /&gt;1.Program dirancang dengan landasan yang jelas, dengan kelompok sasaran, perubahan perilaku, dan tujuan yang jelas.&lt;br /&gt;2.Pendukung kebijakan memuat arahan dan struktur organisasi yang tepat sehingga memaksimalkan proses pelaksanaan.&lt;br /&gt;3.Pemimpin lembaga punya keterampilan manajerial dan politik yang memadai.&lt;br /&gt;4.Program didukung oleh kelompok konstituen yang terorganisasi dengan dukungan legislatif yang kuat.&lt;br /&gt;5.Prioritas kebijakan tidak diganggu oleh konflik diantara perumus kebijakan dan perubahan kondisi sosial-ekonomi&lt;br /&gt;ISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDUSTRI DI INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah Indonesia unggul dalam semua barag dan jasa? Maka justru berkenaan dengan perdagangan bebas itu Indonesia perlu mempunyai produk-produk tertentu yang unggul betul-betul. Strategi dan kebijaksanaan industrialisasi yang demikian sangat berlainan dengan memberikan kebebasan kepada barang dan jasa apa jasa,  supaya barang dan jasa itu sendiri-sendiri dengan mengambil inisiatifnya sendiri-sendiri mengembangkannya&lt;br /&gt;Munculnya produk unggulan memang tidak hanya tergantung dari produk saja, melainkan manusianya dan kebebasan arus lalu lintas barangnya, tetapi bahan baku yang melimpah pasti mempunyai andil yang besar dalam menentukan apakah akan unggul atau tidak. Maka dalam mencari produk unggulan, Indonesia perlu memperhitungkan tersedianya bahan baku. Seperti industri petrokimia, industri kayu, pertanian peternakan dan industri kelautan. &lt;br /&gt;Seperti dikrtahui system ekonomi kita adalah system ekonomi pasar yang mengandalkan sembentukan harga pada mekanisme pasar atau mekaisme yang ditentukan oleh kekuantan tarik menarik antara parmintaan dan penawaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijaksanaan pembangunan&lt;br /&gt;Pengelompokan industri dapat diberlakukan dengan kebijakan sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Kelompok industri dasar mempunyai misi pertumbuhan ekonomi dan penguatan struktur ekonomi, dengan menggunakan teknologi yang teruji serta bersifat pada modal atau tidak padat karya.&lt;br /&gt;b. Kelopok aneka industri mengemban misi pertumbuhan ekonomi dan atau pemerataan hasil pembangunan dengan teknologi aju yang teruji atau teknologi madya serta dapat bersifat tidak padat karya ataupun padat karya.&lt;br /&gt;c. Kelompok industri kecil mempunyai misi untuk pemerataan pembangunan dan hasil-hailnya, dengan menggunakan teknologi madya atau tepat guna atau teknologi sederhana, dan bersifat padat karya.  &lt;br /&gt;dapat ditambahkan bahwa hal ini tercermin dari berbagai jenis bahan baku yang dihasilkan dan dapat ditingkatkan produksinya, yaitu dari sub sektor pertanian raktyat (seperti padi, jagung , ketela, pohon dan kedele), sub sektor perkebunan (seperti karet, kelapa, cassie vera, cengkeh, kopi, gambir, tebu dan pala), sub sektor perikanan (seperti ikan perairan umum, ikan budi daya dan ikan laut), sub sektor peternakan (seperti sapi kerbau, domba, ayam dan itik), sektor kehutanan (seperti kayu, manau, rotan dan dammar) dan sektor pertambangan dan energi (seperti batu bara, potensi minyak bumi, biji emas dan perak, biji tembaga, biji timah hitam dan mangan, batu kapur, mamar, kaolin, tanah liat, pasir teras, sumber tenaga listrik dan lain-lain.&lt;br /&gt;Disamping itu dalam pengembangan industri untuk masa depan terdapat berbagai kelemahan lainnya seperti kurang profesionalnya tenaga kerja yang tersedia, kurang tersedianya bahan baku yang memenuhi persyaratan, peralatan yang serba terbatas dengan cara kerja yang masih tradisional, system organisasi usaha ndustri pada umumnya belum terbina dengan manajemen yang baik kekurangan permodalan dalam berusaha, dan terbatasnya pasaran bagi produk yang dihasilkn khususnya pasar dalam daerah.&lt;br /&gt;Untuk dapat dimanfaatkannya potensi sumber alam dengan melakukan berbagai tindakan dan kebijaksanaan secara terpadu dan berkaitan secara serasi dan saling menujang satu sama lainnya, diharapkan sektor industri yang mempunyai prospek cukup baik itu akan dapat dijelmakan dan dikembangkan pada masa yang akan datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi&lt;br /&gt;Rustian kamaludin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-1321092208156065439?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/1321092208156065439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/03/industri-di-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/1321092208156065439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/1321092208156065439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/03/industri-di-indonesia.html' title='INDUSTRI DI INDONESIA'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-4109273521141262065</id><published>2010-03-08T00:08:00.000-08:00</published><updated>2010-03-08T00:11:22.271-08:00</updated><title type='text'>Dampak Globalisasi Ekonomi</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COwner%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COwner%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5COwner%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Cambria; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073741899 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} h2 	{mso-style-priority:9; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 2 Char"; 	mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	mso-outline-level:2; 	font-size:18.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	font-weight:bold;} h3 	{mso-style-priority:9; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 3 Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin-top:10.0pt; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan lines-together; 	page-break-after:avoid; 	mso-outline-level:3; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Cambria","serif"; 	mso-ascii-font-family:Cambria; 	mso-ascii-theme-font:major-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:major-fareast; 	mso-hansi-font-family:Cambria; 	mso-hansi-theme-font:major-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:major-bidi; 	color:#4F81BD; 	mso-themecolor:accent1; 	font-weight:bold;} a:link, span.MsoHyperlink 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	color:purple; 	mso-themecolor:followedhyperlink; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} p 	{mso-style-priority:99; 	mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:36.0pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:36.0pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} span.Heading2Char 	{mso-style-name:"Heading 2 Char"; 	mso-style-priority:9; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 2"; 	mso-ansi-font-size:18.0pt; 	mso-bidi-font-size:18.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	font-weight:bold;} span.Heading3Char 	{mso-style-name:"Heading 3 Char"; 	mso-style-priority:9; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 3"; 	font-family:"Cambria","serif"; 	mso-ascii-font-family:Cambria; 	mso-ascii-theme-font:major-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:major-fareast; 	mso-hansi-font-family:Cambria; 	mso-hansi-theme-font:major-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:major-bidi; 	color:#4F81BD; 	mso-themecolor:accent1; 	font-weight:bold;} span.mw-headline 	{mso-style-name:mw-headline; 	mso-style-unhide:no;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:75248326; 	mso-list-template-ids:675315204;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l1 	{mso-list-id:328949117; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1343462748 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l2 	{mso-list-id:449053902; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:526003308 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:52.5pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l3 	{mso-list-id:483938846; 	mso-list-template-ids:-350481990;} @list l3:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l4 	{mso-list-id:582295965; 	mso-list-template-ids:1626517578;} @list l4:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l5 	{mso-list-id:751509816; 	mso-list-template-ids:1941577496;} @list l5:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l6 	{mso-list-id:833880441; 	mso-list-template-ids:-1980441284;} @list l6:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l7 	{mso-list-id:864750951; 	mso-list-template-ids:1306974622;} @list l7:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l8 	{mso-list-id:1009064713; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1933176428 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l8:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:52.5pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l9 	{mso-list-id:1219822494; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-318183232 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l9:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:54.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l10 	{mso-list-id:1273589674; 	mso-list-template-ids:-242853738;} @list l10:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l11 	{mso-list-id:1500272640; 	mso-list-template-ids:-451626140;} @list l11:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l12 	{mso-list-id:1698234433; 	mso-list-template-ids:-184417494;} @list l12:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l12:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l13 	{mso-list-id:1706519861; 	mso-list-template-ids:-857339144;} @list l13:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l14 	{mso-list-id:1730110709; 	mso-list-template-ids:752396394;} @list l14:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l15 	{mso-list-id:1794327614; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1555364850 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l15:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:52.5pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l16 	{mso-list-id:1806117093; 	mso-list-template-ids:-1384853120;} @list l16:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l17 	{mso-list-id:1894268678; 	mso-list-template-ids:1073932966;} @list l17:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l18 	{mso-list-id:2050916170; 	mso-list-template-ids:-2064761906;} @list l18:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:32.2pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:32.2pt; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;h3&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: windowtext;"&gt;Latar belakang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pengertian Globalisasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=""&gt;Globalisasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;strong&gt;Globalisasi&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; adalah suatu proses di mana antarindividu, antarkelompok, dan antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas Negara. Menurut pendapat Ahmad &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Suparman menyatakan &lt;i&gt;Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah&lt;/i&gt; Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (&lt;i&gt;working definition&lt;/i&gt;), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya.Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial atau prosea sejarah atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ciri-ciri globalisasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Berikut ini beberapa hal berkembangnya globalisasi antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon gengam, computer fortable, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global yang terjadi saat ini semakin cepat. Sementara pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ekonomi dan produksi pasar yang ada di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/World_Trade_Organization" title="World Trade Organization"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;World Trade Organization&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; (WTO).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Peningkatan interaksi &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya" title="Budaya"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;kultural&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang &lt;i&gt;fashion&lt;/i&gt;, literatur, dan makanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi" title="Inflasi"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;inflasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; regional dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Teori globalisasi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Cochrane&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; dan &lt;b&gt;Pain&lt;/b&gt; menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teroritis yang dapat dilihat, antara lain adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Para &lt;b&gt;globalis&lt;/b&gt; percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pranata_sosial&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pranata sosial (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;lembaga&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kebudayaan" title="Kebudayaan"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;kebudayaan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Para &lt;b&gt;globalis positif&lt;/b&gt; dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Para &lt;b&gt;globalis pesimis&lt;/b&gt; berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dunia_barat" title="Dunia barat"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;barat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; (terutama &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat" title="Amerika Serikat"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;Amerika Serikat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi &lt;span style="color: black;"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Antiglobalisasi" title="Antiglobalisasi"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;antiglobalisasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Para &lt;b&gt;tradisionalis&lt;/b&gt; tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau, jika memang ada, terlalu dibesar-besarkan. Mereka merujuk bahwa &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kapitalisme" title="Kapitalisme"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;kapitalisme&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; telah menjadi sebuah fenomena &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internasional" title="Internasional"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;internasional&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; selama ratusan tahun. Apa yang telah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan, atau &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Evolusi" title="Evolusi"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black; text-decoration: none;"&gt;evolusi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: black;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; dari produksi dan perdagangan kapital.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Para &lt;b&gt;transformasionalis&lt;/b&gt; berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun, mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "&lt;span style=""&gt;seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan, yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung&lt;/span&gt;". Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik, terutama ketika hal tersebut negatif atau, setidaknya, dapat dikendalikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(53, 39, 235);"&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(53, 39, 235);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(53, 39, 235);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(53, 39, 235);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(53, 39, 235);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(53, 39, 235);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; color: rgb(53, 39, 235);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Dampak Globalisasi Perekonomian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Globalisasi perekonomian&lt;/b&gt; merupakan suatu proses kegiatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi" title="Ekonomi"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;ekonomi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan" title="Perdagangan"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;perdagangan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;,&lt;/span&gt; dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar" title="Pasar"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;pasar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang semakin &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Integrasi_sosial" title="Integrasi sosial"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;terintegrasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan tanpa rintangan batas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teritorial&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Teritorial (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;teritorial&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_domestik" title="Pasar domestik"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;pasar domestik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tanri_Abeng" title="Tanri Abeng"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tanri Abeng&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain adalah:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Globalisasi produksi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;, di mana perusahaan berproduksi di berbagai &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Negara" title="Negara"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;negara&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;, dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. Hal ini dilakukan baik karena upah &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Buruh" title="Buruh"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;buruh&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Globalisasi pembiayaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Investasi" title="Investasi"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;investasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Sebagai contoh, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PT_Telkom" title="PT Telkom"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;PT Telkom&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; dalam memperbanyak satuan sambungan telepon.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Globalisasi tenaga kerja&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka &lt;i&gt;human movement&lt;/i&gt; akan semakin mudah dan bebas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Globalisasi jaringan informasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat" title="Masyarakat"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui: TV,radio,media cetak dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh : MC. donal, celana jeans lea, atau pizza melanda pasar dimana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa- menuju pada selera global.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Globalisasi Perdagangan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan &lt;i&gt;nontarif&lt;/i&gt;. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan &lt;i&gt;fair&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Kebaikan globalisasi ekonomi&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Produksi global dapat ditingkatkan : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=David_Ricardo&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="David Ricardo (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;David Ricardo&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;. Melalui spesialisasi dan perdagangan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Faktor_produksi" title="Faktor produksi"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;faktor-faktor produksi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tabungan" title="Tabungan"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;tabungan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu Negara : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar" title="Pasar"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;pasar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Keburukan globalisasi ekonomi&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Menghambat pertumbuhan sektor industry : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 52.5pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Memperburuk neraca pembayaran &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;: &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Impor" title="Impor"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;impor&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Neraca_pembayaran" title="Neraca pembayaran"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;neraca pembayaran&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 52.5pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;Sektor keuangan semakin tidak stabil : &lt;/b&gt;Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (&lt;i&gt;modal&lt;/i&gt;) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saham" title="Saham"&gt;saham&lt;/a&gt;. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uang" title="Uang"&gt;nilai uang&lt;/a&gt; akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi" title="Ekonomi"&gt;ekonomi&lt;/a&gt; secara keseluruhan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 52.5pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang : &lt;/b&gt;Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Negara" title="Negara"&gt;negara&lt;/a&gt;, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pendapatan_nasional" title="Pendapatan nasional"&gt;Pendapatan nasional&lt;/a&gt; dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.&lt;/p&gt;  &lt;h3&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p style="margin-left: 16.5pt; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Globalisasi&amp;amp;action=edit"&gt;http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Globalisasi&amp;amp;action=edit&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-4109273521141262065?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/4109273521141262065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/03/dampak-globalisasi-ekonomi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/4109273521141262065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/4109273521141262065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/03/dampak-globalisasi-ekonomi.html' title='Dampak Globalisasi Ekonomi'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-994217238910604730</id><published>2010-02-21T03:21:00.000-08:00</published><updated>2010-02-21T03:22:03.769-08:00</updated><title type='text'>Cinta Popularitas</title><content type='html'>Berawal dari tatapan matanaya yang sangat tajam yang mencairkan hatiku yang tadinya membeku. Dan akhirnya itoh dan udin menjalin kasih padanya dan pada awalnya pula itoh dan udin pacaran biasa-biasa saja gaya anak SMA yang baru saja jatuh cinta,&lt;br /&gt;udin sering mengirim puisi untuk itoh yang bila itoh membacanya akan ada bunga-bunga, tapi yang anehnya itoh tidak pernah jalan bareng dengan udin (kencan) ya meskipun udin itu adalah ketua osis dan pemain basket disekolah itoh tapi ga tau kenapa itoh biasa-bias saja menjadi kekasihnya, mungkin karena itoh memang hanya mencari popularitas saja kali ya???hehe&lt;br /&gt;Itoh dan udin kini terpisah karna mungkin udin sudah tahu kalau itoh itu hanya mencari kepopularitasan saja dan ditambah lagi pada saat itu udin kelas 3 dan ia lulus dan sedangkan itoh baru kelas 1.&lt;br /&gt;Sampai sekarang itoh tidak tahu kabarnya bagaimana dan begitupun udin tidak tau kabar itoh, karna itoh memang ga pernah mau tahu kabar udin dan ternyata benar itoh memang mencari kepopularitasan saja.....!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-994217238910604730?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/994217238910604730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/02/cinta-popularitas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/994217238910604730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/994217238910604730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/02/cinta-popularitas.html' title='Cinta Popularitas'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-5636935948630008125</id><published>2010-02-21T03:18:00.000-08:00</published><updated>2010-02-21T03:23:36.665-08:00</updated><title type='text'>Salah Menggunakan Teknologi yang Ada Pada Saat ini</title><content type='html'>disaat bangsa ini bekum merdeka dan belum mengenal dan menggunakan Internet bangsa ini adalah bangsa yang selalu memperjuangkan agar bangsa indonesia terlepas dari penjajahan belanda dan jepang dan akhirnya bangsa ini merdeka pada tahun 1945,meskipun pada saat ini indonesia sudah merdeka warga negaranya jarang yang mengenal dan menggunakan internet. Mungkin lebih tepatnya masih awam dengan internet. “apa itu internet?” jangankan itu internet apa itu playstation pun belum ada, beda pada saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa indonesia sudah merdeka dan sudah sangat lazimmenggunakan internet. Masyarakat saat ini malah salah kaprah atau salah mengunakannya. Meskipun tidak semua orang yang menggunakan internet untuk hal – hal yang aneh tetapi suadah banyak kejadian yang terjadi akibat suatu jejaring sosial facebook. Seperti orang hilang penyebabnya adalah ketemuan lewat facebook lalu diculik, dinikahi tanpa sepengetahuan orang tua.penyebabnya dari situs jejaring sosialselain itu ada kasus menghina guru, foto – foto yang disebarkan lewat fecebook yang tidak semetinya diperlihatkan dan ada pula yang menggunakan pada saat jam kerja, bukan untuk kepentingan kerjanya melainkan facebook-kan atau game online yang menyebabkan orang menjadi malas.&lt;br /&gt;Bila mengingat kembali beberapa bulan yang lalu ada pula yang sampai dibawa kepengadilan akibat dari curhat kepada temannya melalui email, padahal ia cuma sekedar curhat untuk mengeluh tapi berdampak seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagi anda yang menggunakan internet gunakanlah pada semestinya dan untuk krprntingan yang bermanfaat, baiknya an da gunakan seperti yang berhubungan dengan pendidikan dan untuk menambah ilmu pengetahuan dan untuk menambah ilmu pengetahuan agar bangsa kita ini tidak ketinggalan dengan bangsa atau negara lain.&lt;br /&gt;Khususnya para orang tua perhatikanlah dan pastikanlah anak anda masih dalam pengawasan anda dan menggunakan internet dengan wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema : dampak globalisasi perjuangan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Matkul : Pendidikan Kewarga negaraan&lt;br /&gt;Dosen : Umi Kulsum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-5636935948630008125?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/5636935948630008125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/02/salah-menggunakan-teknologi-yang-ada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/5636935948630008125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/5636935948630008125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/02/salah-menggunakan-teknologi-yang-ada.html' title='Salah Menggunakan Teknologi yang Ada Pada Saat ini'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-8110917357511797935</id><published>2010-01-11T01:36:00.000-08:00</published><updated>2010-01-11T01:40:04.140-08:00</updated><title type='text'>Seminar ( IEO ) Indonesia Ekonomi Prospect</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/S0rxlIF4GoI/AAAAAAAAAAM/uKp-TsnkEjg/s1600-h/scan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 222px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/S0rxlIF4GoI/AAAAAAAAAAM/uKp-TsnkEjg/s320/scan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425414321250769538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-8110917357511797935?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/8110917357511797935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/01/seminar-ieo-indonesia-ekonomi-prospect.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/8110917357511797935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/8110917357511797935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/01/seminar-ieo-indonesia-ekonomi-prospect.html' title='Seminar ( IEO ) Indonesia Ekonomi Prospect'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/S0rxlIF4GoI/AAAAAAAAAAM/uKp-TsnkEjg/s72-c/scan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-647275301488048707</id><published>2010-01-05T19:42:00.000-08:00</published><updated>2010-01-05T19:45:24.733-08:00</updated><title type='text'>Tugas ekonomi koperasi</title><content type='html'>jawaban ekonomi koperasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. B. Konsep Koperasi Barat&lt;br /&gt;2. A. Pengembangan usaha koperasi dalam hal investasi, inovasi dan pengembangan SDM&lt;br /&gt;3. C. Aliran Yardstick&lt;br /&gt;4. C. Aliran Commonwealth&lt;br /&gt;5. C. Menurut Mohammad Hatta&lt;br /&gt;6. A. Aktivitas koperasi bertujuan ekonomi&lt;br /&gt;7. A. UU No. 25 Tahun 1992 pasal 3&lt;br /&gt;8. B. Sebagai wahana untuk mewujudkan kepemilikan kolektif sarana produksi dan untuk mencapai tujuan sosial politik&lt;br /&gt;9. C. Kerjasama antar koperasi&lt;br /&gt;10. A. UU No. 25 Tahun 1992 pasal 22&lt;br /&gt;11. B. Mengangkat dan memberhentikan pengelola&lt;br /&gt;12. C. Kegiatan koperasi bertentangan dengan ketertiban umum atau kesusilaan&lt;br /&gt;13. D. Berita Negara Republik Indonesia&lt;br /&gt;14. B. Pengelola&lt;br /&gt;15. D. Jasa usaha anggota dan jasa usaha bukan anggota&lt;br /&gt;16. D. UU No. 25 Tahun 1992 Pasal 46&lt;br /&gt;17. D. 5 tahun&lt;br /&gt;18. A. Modal sendiri dan modal pinjaman&lt;br /&gt;19. B. Teknologi dan sumber daya yang digunakan&lt;br /&gt;20. D. Benar Semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ESSAY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jenis-jenis Konsep Koperasi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Koperasi Barat merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi. Adapun unsur-unsur positif dalam Konsep Koperasi Barat antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antarsesama anggota, dgn saling membantu dan saling menguntungkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Setiap individu dgn tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hasil berupa surplus atau keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Koperasi Sosialis adalah koperasi yang direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah yang memiliki tujuan merasionalkan produksi untuk menunjang perencanaan nasional. Dan menurut konsepnya, koperasi ini tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan sistem sosialis-komunis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Koperasi Negara Berkembang adalah koperasi yang sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Diketahui laporan pertanggung jawaban pengurus Koperasi “Ahimsa” tahun 2005 adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu diperoleh data simpanan anggota dan volume usaha per anggota adalah sebagai berikut : (dalam 000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cadangan = 323.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpanan Anggota (Sa) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ahimsa = 2.750&lt;br /&gt;2. Annisa = 3.250&lt;br /&gt;3. Rizky = 2.250&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total Modal Simpanan (TMS) = 125.800&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Volume Usaha Anggota (Va) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ahimsa = 25.250&lt;br /&gt;2. Annisa = 20.575&lt;br /&gt;3. Rizky = 15.750&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total Volume Usaha Anggota (TVA) = 579.950&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasa Usaha Anggota (JUA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 75% x 323.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 242.250&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasa Modal Anggota (JMA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 25% x 323.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 80.750&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) SHU Usaha Ahimsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= Va / TVA (JUA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 25.250 / 579.950 (242.250)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 10.547,138&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHU Modal Ahimsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= Sa / TMS (JMA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 2.750 / 125.800 (80.750)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 1.765,203&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHU Ahimsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 10.547,138 + 1.765,203 (1000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 12.312.341&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) SHU Usaha Annisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= Va / TVA (JUA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 20.575 / 579.950 (242.250)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 8.594,351&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHU Modal Annisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= Sa / TMS (JMA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 3.250 / 125.800 (80.750)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 2.086,149&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHU Annisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 8.594,351 + 2.086,149 (1000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 10.680.500&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) SHU Usaha Rizky&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= Va / TVA (JUA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 15.750/ 579.950 (242.250)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 6.578,908&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHU Modal Rizky&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= Sa / TMS (JMA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 2.250 / 125.800 (80.750)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 1.444,257&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHU Rizky&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 6.578,908 + 1.444,257 (1000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 8.023.165&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-647275301488048707?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/647275301488048707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/01/tugas-ekonomi-koperasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/647275301488048707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/647275301488048707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2010/01/tugas-ekonomi-koperasi.html' title='Tugas ekonomi koperasi'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-6728833545246458590</id><published>2009-11-23T23:59:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T00:01:09.243-08:00</updated><title type='text'>KOPERASI MEWUJUDKAN KEBERSAMAAN DAN KESEJAHTERAAN: MENJAWAB TANTANGAN GLOBAL DAN REGIONALISME BARU</title><content type='html'>Membangun sistem Perekonomian Pasar yang berkeadilan sosial tidaklah cukup dengan sepenuhnya menyerahkan kepada pasar. Namun juga sangatlah tidak bijak apabila menggantungkan upaya korektif terhadap ketidakberdayaan pasar menjawab masalah ketidakadilan pasar sepenuhnya kepada Pemerintah. Koperasi sebagai suatu gerakan dunia telah membuktikan diri dalam melawan ketidakadilan pasar karena hadirnya ketidaksempurnaan pasar. Bahkan cukup banyak contoh bukti keberhasilan koperasi dalam membangun posisi tawar bersama dalam berbagai konstelasi perundingan, baik dalam tingkatan bisnis mikro hingga tingkatan kesepakatan internasional. Oleh karena itu banyak Pemerintah di dunia yang menganggap adanya persamaan tujuan negara dan tujuan koperasi sehingga dapat bekerjasama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian di negeri kita sejarah pengenalan koperasi didorong oleh keyakinan para Bapak Bangsa untuk mengantar perekonomian Bangsa Indonesia menuju pada suatu kemakmuran dalam kebersamaan dengan semboyan "makmur dalam kebersamaan dan bersama dalam kemakmuran". Kondisi obyektif yang hidup dan pengetahuan masyarakat kita hingga tiga dasawarsa setelah kemerdekaan memang memaksa kita untuk memilih menggunakan cara itu. Persoalan pengembangan koperasi di Indonesia sering dicemooh seolah sedang menegakan benang basah. Pemerintah di negara-negara berkembang memainkan peran ganda dalam pengembangan koperasi dalam fungsi "regulatory" dan "development". Tidak jarang peran ‘”development”  justru tidak mendewasakan koperasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koperasi sejak kelahiranya disadari sebagai suatu upaya untuk menolong diri sendiri secara bersama-sama. Oleh karena itu dasar "self help and cooperation" atau "individualitet dan solidaritet" selalu disebut bersamaan sebagai dasar pendirian koperasi. Sejak akhir abad yang lalu gerakan koperasi dunia kembali memperbaharui tekadnya dengan menyatakan keharusan untuk kembali pada jati diri yang berupa nilai-nilai dan nilai etik serta prinsip-prinsip koperasi, sembari menyatakan diri sebagai badan usaha dengan pengelolaan demoktratis dan pengawasan bersama atas keanggotaan yang terbuka dan sukarela. Menghadapi milenium baru dan globalisasi kembali menegaskan pentingnya nilai etik yang harus dijunjung tinggi berupa: kejujuran, keterbukaan, tanggung jawab sosial dan kepedulian kepada pihak lain (honesty, openness, social responsibility and caring for others) (ICA,1995). Runtuhnya rejim sosialis Blok-Timur dan kemajuan di bagian dunia lainnya seperti Afrika telah menjadikan gerakan koperasi dunia kini praktis sudah menjangkau semua negara di dunia, sehingga telah menyatu secara utuh. Dan kini keyakinan tentang jalan koperasi itu telah menemukan bentuk gerakan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koperasi Indonesia memang tidak tumbuh secemerlang sejarah koperasi di Barat dan sebagian lain tidak berhasil ditumbuhkan dengan percepatan yang beriringan dengan kepentingan program pembangunan lainnya oleh Pemerintah. Krisis ekonomi telah meninggalkan pelajaran baru, bahwa ketika Pemerintah tidak berdaya lagi dan tidak memungkinkan untuk mengembangkan intervensi melalui program yang dilewatkan koperasi justru terkuak kekuatan swadaya koperasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah arus rasionalisasi subsidi dan independensi perbankan ternyata koperasi mampu menyumbang sepertiga pasar kredit mikro di tanah air yang sangat dibutuhkan masyarakat luas secara produktif dan kompetitif. Bahkan koperasi masih mampu menjangkau pelayanan kepada lebih dari 11 juta nasabah, jauh diatas kemampuan kepiawaian perbankan yang megah sekalipun. Namun demikian karakter koperasi Indonesia yang kecil-kecil dan tidak bersatu dalam suatu sistem koperasi menjadikannya tidak terlihat perannya yang begitu nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan keterbukaan dan desentralisasi memberi tantangan dan kesempatan baru membangun kekuatan swadaya koperasi yang ada menuju koperasi  yang sehat dan kokoh bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyambut pengeseran tatanan ekonomi dunia yang terbuka dan bersaing secara ketat, gerakan koperasi dunia telah menetapkan prinsip dasar untuk membangun tindakan bersama. Tindakan bersama tersebut terdiri dari tujuh garis perjuangan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;­Pertama, koperasi akan mampu berperan secara baik kepada masyarakat ketika koperasi secara benar berjalan sesuai jati dirinya sebagai suatu organisasi otonom, lembaga yang diawasi anggotanya dan bila mereka tetap berpegang pada nilai dan prinsip koperasi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, potensi koperasi dapat diwujudkan semaksimal mungkin hanya bila kekhususan koperasi dihormati dalam peraturan perundangan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, koperasi dapat mencapai tujuannya bila mereka diakui keberadaannya dan aktifitasnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, koperasi dapat hidup seperti layaknya perusahaan lainnya bila terjadi "fair playing field";&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, pemerintah harus memberikan aturan main yang jelas, tetapi koperasi dapat dan harus mengatur dirinya sendiri di dalam lingkungan mereka (self-regulation);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, koperasi adalah milik anggota dimana saham adalah modal dasar, sehingga mereka harus mengembangkan sumberdayanya dengan tidak mengancam identitas dan jatidirinya, dan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, bantuan pengembangan dapat berarti penting bagi pertumbuhan koperasi, namun akan lebih efektif bila dipandang sebagai kemitraan dengan menjunjung tinggi hakekat koperasi dan diselenggarakan dalam kerangka jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi koperasi Indonesia membangun kesejahteraan dalam kebersamaan telah cukup memiliki kekuatan dasar kekuatan gerakan. Daerah otonom harus menjadi basis penyatuan kekuatan koperasi untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan lokal dan arus pengaliran surplus dari bawah. Ada baiknya koperasi Indoensia melihat kembali hasil kongres 1947 untuk melihat basis penguatan koperasi pada tiga pilar kredit, produksi dan konsumsi (Adakah keberanian melakukan restrukturisasi koperasi oleh gerakan koperasi sendiri?)   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengembalikan koperasi pada fungsinya (sebagai gerakan ekonomi) atas prinsip dan nilai dasarnya, koperasi akan semakin mampu menampilkan wajah yang sesungguhnya menuju keadaan "bersama dalam kesejahteraan" dan "sejahtera dalam kebersamaan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Dr. Noer Soetrisno --    Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKM, Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-6728833545246458590?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/6728833545246458590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/11/koperasi-mewujudkan-kebersamaan-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/6728833545246458590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/6728833545246458590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/11/koperasi-mewujudkan-kebersamaan-dan.html' title='KOPERASI MEWUJUDKAN KEBERSAMAAN DAN KESEJAHTERAAN: MENJAWAB TANTANGAN GLOBAL DAN REGIONALISME BARU'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-4531436486691347030</id><published>2009-10-06T02:54:00.000-07:00</published><updated>2009-10-06T02:57:15.367-07:00</updated><title type='text'>sial di 1thn jadian 240809</title><content type='html'>huhu&lt;br /&gt;mank dasar ia???&lt;br /&gt;hari itu th bner” sial pdahal moment’a bagus bgt tuh eh tp sial&lt;br /&gt;dri pertama nunggu makan lma, jatoh dari motor ma dia, kunci motor pengok, kena deh w dorong motor, kehujanan pula….&lt;br /&gt;sial bgt kn???&lt;br /&gt;tp sumpah tuh hari yang paling berkesan diantara hari” yang lain, hehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-4531436486691347030?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/4531436486691347030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/10/sial-di-1thn-jadian-240809.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/4531436486691347030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/4531436486691347030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/10/sial-di-1thn-jadian-240809.html' title='sial di 1thn jadian 240809'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-6466319370446564585</id><published>2009-09-28T03:23:00.000-07:00</published><updated>2009-09-28T03:26:07.680-07:00</updated><title type='text'>Bagaimana mengatasi prospek koperasi dilingkungan kita</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTHEUSE%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Koperasi di zaman era globalisai ini sudah mulai sedikit kurang berkembang beda sekali dengan sebelumnya. Bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sehari – hari semakin mahal apalagi menjelang hari raya kemarin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Masyarakat pun mulai resah bagaimana ke depannya bila koperasi di lingkungannnya terus menerus berkurang. Meskipun konon katanya ada koperasi dari pemerintah yang gunannya untuk meminjamkan uang sebagai modal usaha tetapi masyarakat masih bingung untuk membuka usaha sebab sebagian masyarakat banyak yang tidak mempunyai pengalaman untuk membuka usaha karena pendidikan yang mereka dapat tidak cukup jadi otomatis pengetahuan mereka sangat minim.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Inilah salah satu pentingnya pendidikan karena tanpa pendidikan masyarakat kurang berkembang maka dari itulah sekolah gratis dari SD sampai SLTA harus di jalankan dari sekarang agar dapat mengembangkan lagi koperasi di lingkungan kita lebih berkembang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTHEUSE%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;                                                                                                                     &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Prospek koperasi di Indonesia &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-6466319370446564585?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/6466319370446564585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/09/bagaimana-mengatasi-prospek-koperasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/6466319370446564585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/6466319370446564585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/09/bagaimana-mengatasi-prospek-koperasi.html' title='Bagaimana mengatasi prospek koperasi dilingkungan kita'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-4876338395469582453</id><published>2009-09-09T00:53:00.000-07:00</published><updated>2009-09-09T01:17:03.233-07:00</updated><title type='text'>Kelangkaan bahan bakar LPG &amp; Bahan Bakar Minyak</title><content type='html'>Pada umumnya indonesia adalah negara yang mempunyai kekayaan alam yang cukup, tetapi masyarakat indonesia belum memahami betul bagaimana cara mengolah,menjaga dan melestarikannya.&lt;br /&gt;seperti bahan bakar minyak pada 1 atau 2 tahun yang lalu masyarakat memasak masih menggunakan bahan bakar minyak dan masyarakat tersebut tidak keberatan untuk menggunakannya karena mudah digunakan dan relatif murah, tetapi lama kelamaan bahan bakar minyak pun langka dan harganya pun melonjak naik.&lt;br /&gt;dan akhirnya pemerintah pun mengeluarkan bahan bakar LPG (bahan bakar GAS) secara gratis karna untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kurang mampu atau sebagai penggantinnya bahan bakar minyak&lt;br /&gt;Bahan bakar LPG (bahan bakar gas) pun bukan solusi yang paling tepat karena masih ada sebagian masyarakat yang belum mempunyai bahan bakar LPG tersebut dan masih saja ada yang menggunakan bahan bakar minyak karena ada yang masih awam untuk menggunaknnya dan memang tidak kebagian pada waktu pembagian tersebut.&lt;br /&gt;Tetapi sekrang meskipun masyarakat indonesia sudah menggnakan LPG dan ada yang menggunakan bahan bakar minyak (minyak tanah), kenapa ke dua_duanya tersebut kini langka dan cukup mahal. minyak tanah sudah langka tetap mahal begitupun LPG, apalagi menjelang hari raya dan sesudah hari raya LPG &amp;amp; minyak tanah semakin sulit didapat.&lt;br /&gt;kemungkinan kelangkaan ini terjadi karena adanya penjualan gas dan minyak ke negara tetangga&lt;br /&gt;jadi indonesia pun kesulitan untuk mendapatkannya dan akibatnya indonesia juga yang membeli gas atau minyak tanah ke negara tetangga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-4876338395469582453?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/4876338395469582453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/09/kelangkaan-bahan-bakar-lpg-bahan-bakar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/4876338395469582453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/4876338395469582453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/09/kelangkaan-bahan-bakar-lpg-bahan-bakar.html' title='Kelangkaan bahan bakar LPG &amp; Bahan Bakar Minyak'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1307796127006158631.post-2834069156758602120</id><published>2009-09-09T00:38:00.000-07:00</published><updated>2009-09-09T00:46:08.680-07:00</updated><title type='text'>pengenalan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;uy nh blog bru w&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;sering coment yua kalo da artikel or ap lah,hehe&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1307796127006158631-2834069156758602120?l=gadizcluster.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadizcluster.blogspot.com/feeds/2834069156758602120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/09/penenalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/2834069156758602120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1307796127006158631/posts/default/2834069156758602120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadizcluster.blogspot.com/2009/09/penenalan.html' title='pengenalan'/><author><name>amalia aza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00753770005182948820</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_iLTRfSQJq7g/TLl-BTW8lMI/AAAAAAAAAAg/y7bmkDUjcaQ/S220/Image288.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
